Sebuah studi besar yang dipublikasikan di Science menyimpulkan bahwa kehadiran manusia sendiri mengubah perilaku satwa liar, selain efek dari perombakan habitat. Temuan ini memberi nuansa penting pada pemahaman tentang bagaimana manusia mengubah penggunaan lanskap oleh satwa dan apa artinya bagi konservasi.
Penelitian selama enam tahun adalah kolaborasi global antara peneliti Yale dan lebih dari 50 organisasi akademik serta pemerintahan. Studi dipimpin oleh Ruth Oliver dan Scott Yanco, dan Walter Jetz dari Yale menyoroti pentingnya hasil tersebut. Tim menggunakan perangkat GPS untuk melacak 37 spesies (22 burung dan 15 mamalia) di Amerika Serikat, termasuk rusa ekor-putih, serigala, coyote, rakun, dan beberapa kucing besar, serta berbagai jenis burung. Mereka mengumpulkan sekitar 11,8 juta titik lokasi dari lebih dari 4.500 hewan.
Untuk pertama kalinya data GPS digabungkan dengan data ponsel dan ukuran gangguan habitat dari satelit. Perubahan pola gerak manusia selama penguncian COVID-19 pada 2020 dibandingkan 2019 membantu memisahkan efek kehadiran manusia dari perubahan lanskap jangka panjang seperti urbanisasi dan pertanian. Hasilnya menunjukkan lebih dari 65% spesies merespons kehadiran orang, dengan dampak terbesar di kawasan alami yang kurang berkembang. Respons antarspesies beragam—misalnya serigala memperluas jangkauan, gagak menempuh area lebih luas, sementara coyote cenderung membatasi pergerakan—dan individu menunjukkan fleksibilitas antar tahun.
Para penulis menekankan bahwa kehilangan habitat tetap pendorong utama penurunan keanekaragaman hayati, tetapi penggunaan lanskap oleh manusia secara langsung juga penting. Studi ini merekomendasikan strategi konservasi yang sangat terarah, bukan seragam, seperti membatasi lalu lintas pada waktu kunci atau mengurangi gangguan di habitat sensitif.
Kata-kata sulit
- perombakan — perubahan besar pada struktur atau susunan habitat
- kehadiran — keberadaan orang atau makhluk di suatu tempat
- pemahaman — pengetahuan atau cara melihat suatu masalah atau data
- konservasi — usaha untuk melindungi dan memelihara alam
- kolaborasi — kerja bersama antara dua pihak atau lebih
- gangguan — aktivitas atau kondisi yang mengganggu habitat atau hewan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting membedakan efek kehadiran manusia dan perombakan habitat dalam rencana konservasi?
- Bagaimana pembatasan lalu lintas pada waktu kunci dapat membantu satwa? Berikan contoh singkat.
- Apakah menurut Anda strategi konservasi terarah lebih realistis daripada pendekatan seragam? Jelaskan alasan Anda.
Artikel terkait
Metode Ultrasound Baru Bantu Bedakan Kista dan Massa
Peneliti mengembangkan pemrosesan sinyal ultrasound yang membedakan massa berisi cairan dan massa padat lebih akurat. Uji awal menunjukkan deteksi benar 96% dibanding 67% dengan alat konvensional; penelitian dari Johns Hopkins ini didanai federal.
Model Bahasa Mengubah Penilaian Berdasarkan Identitas Pengarang
Peneliti University of Zurich menemukan bahwa large language models mengubah penilaian teks ketika diberi tahu siapa pengarangnya. Tanpa sumber, model sering sepakat, tetapi menyebut pengarang memicu bias, termasuk bias anti-Cina.
Ilmuwan dan Petani Grenada Melawan Hama pada Soursop
Ilmuwan dan petani di Grenada bekerja sama untuk melindungi soursop dari serangga penghisap croton scale yang merusak buah dan menurunkan penjualan. Setelah upaya awal, pihak berwenang beralih ke pengendalian hayati dan pelatihan petani.