Becak air adalah tanaman invasif yang menutupi sungai dan mengurangi jumlah ikan karena cahaya matahari tidak masuk. Mengangkut dan menumpuk tanaman itu kadang menimbulkan polusi dan risiko kesehatan.
Sekelompok peneliti mengusulkan memanfaatkan becak air untuk membuat pembalut yang dapat terurai. Proyek ini ingin mengurangi polusi air dan sampah plastik, memperbaiki kebersihan menstruasi, serta mendukung kemandirian perempuan di komunitas pedesaan melalui pelatihan dan produksi lokal.
Kata-kata sulit
- invasif — tanaman yang menyebar cepat dan merusak lingkungan
- polusi — kotoran atau bahan berbahaya di udara atau air
- risiko — kemungkinan terjadi hal buruk untuk kesehatan
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian ilmiah
- memanfaatkan — menggunakan sesuatu untuk tujuan yang berguna
- pembalut — benda yang dipakai untuk menyerap darah saat menstruasi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu pembalut yang terurai lebih baik daripada pembalut plastik? Mengapa?
- Bagaimana pelatihan dan produksi lokal bisa membantu perempuan di pedesaan?
- Apakah di tempatmu ada tanaman yang menutupi sungai? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Studi: Video Game Bisa Membantu Mengelola Stres
Penelitian dari Boston University menunjukkan banyak pemain menggunakan video game untuk mengatasi stres dan mengatur emosi. Studi ini mensurvei mahasiswa tentang kebiasaan bermain, alasan bermain, dan perasaan sebelum/durasi/setelah bermain.
AI Baru untuk Mendeteksi dan Memantau Tuberkulosis
Para peneliti menampilkan beberapa alat kecerdasan buatan untuk mendeteksi dan memantau TB pada Union World Conference on Lung Health di Kopenhagen (18-21 November). Alat ini menjanjikan akses lebih cepat dan murah, tetapi butuh validasi lebih lanjut.
Vaksin eksperimental menunjukkan hasil menjanjikan untuk CCHF pada tikus
Studi pada tikus melaporkan vaksin eksperimental terhadap Crimean-Congo hemorrhagic fever (CCHF) yang menggunakan partikel mirip virus tidak replikasi. Antibodi terdeteksi hingga 18 bulan dan langkah berikutnya adalah produksi skala besar sebelum uji klinis manusia.
Antibodi Rekayasa untuk Melawan HCMV
Peneliti mengembangkan antibodi rekayasa yang mencegah human cytomegalovirus (HCMV) mengelabui sistem kekebalan. Dalam uji laboratorium antibodi ini mengurangi penyebaran virus, namun masih diperlukan pengujian lebih lanjut sebelum dipakai secara klinis.