Peneliti University of Utah melacak lebih dari 1,000 orang dewasa AS selama empat minggu untuk melihat bagaimana mereka menemukan informasi kesehatan di internet. Tim menggabungkan jawaban survei dengan data penelusuran web dan tontonan YouTube.
Temuan menunjukkan hanya sedikit situs kesehatan yang berkredibilitas rendah, dan hanya sebagian kecil peserta yang mengunjungi situs itu. Namun paparan sangat terkonsentrasi pada kelompok kecil, terutama orang dewasa yang lebih tua dan condong ke kanan secara politik.
Penulis menyarankan peningkatan kualitas informasi daring dan bantuan untuk menilai konten, khususnya bagi lansia. Studi ini dipublikasikan di jurnal Nature Aging.
Kata-kata sulit
- melacak — mengikuti atau mencari informasi atau data
- penelusuran — tindakan mencari informasi di internet
- paparan — keadaan orang terkena atau melihat sesuatu
- kredibilitas — tingkat kepercayaan atau kebenaran informasi
- lansia — orang yang sudah tua, lanjut usia
- survei — kumpulan pertanyaan untuk mengumpulkan jawaban
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah mencari informasi kesehatan di internet? Ceritakan singkat.
- Bagaimana menurutmu cara terbaik membantu lansia menilai informasi online?
- Apakah menurutmu penting meningkatkan kualitas informasi daring tentang kesehatan? Mengapa?
Artikel terkait
Penggunaan Zat oleh Remaja AS Tetap Rendah Setelah Pandemi
Survei Monitoring the Future (University of Michigan) menemukan penggunaan sebagian besar zat oleh remaja AS tetap mendekati titik terendah 2021. Ada kenaikan kecil untuk heroin dan kokain, sehingga para peneliti mendesak pemantauan lebih lanjut.
Kekhawatiran tentang Polisi dan Risiko Jantung pada Perempuan Kulit Hitam
Studi menemukan hubungan antara kekhawatiran tentang kebrutalan polisi—terutama khawatir soal anak—dengan penanda risiko kardiovaskular pada perempuan kulit hitam di Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan pengukuran ketebalan intima-media karotis sebagai indikator risiko.
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.