Sebuah laporan mengatakan 90 persen orang di negara berpenghasilan rendah dan menengah tidak mampu mendapatkan koneksi internet yang memadai. Konektivitas bermakna berarti akses lebih cepat (seperti 4G), punya ponsel pintar, dan bisa memakai internet setiap hari di rumah, kerja, atau sekolah.
Kelompok Alliance for Affordable Internet bekerja untuk menurunkan biaya lewat perubahan kebijakan. Mereka melakukan survei melalui telepon seluler di sembilan negara, termasuk Indonesia dan Kenya, dan menemukan banyak orang hanya memiliki akses dasar yang kurang memadai.
Kata-kata sulit
- konektivitas — hubungan atau kemampuan untuk terhubung ke internet
- bermakna — memiliki arti penting untuk kehidupan sehari-hari
- memadai — cukup baik sesuai kebutuhan atau standar
- menurunkan — membuat sesuatu menjadi lebih rendah
- kebijakan — aturan atau keputusan dari pemerintah atau organisasi
- survei — pertanyaan atau pengumpulan data dari banyak orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu atau keluarga kamu bisa memakai internet setiap hari di rumah? Mengapa atau mengapa tidak?
- Menurutmu, apa manfaat punya koneksi internet yang lebih cepat untuk sekolah atau kerja?
- Apa yang bisa dilakukan kelompok atau pemerintah untuk menurunkan biaya internet di negaramu?
Artikel terkait
Tanda penuaan monosit terkait gejala suasana hati pada depresi
Penelitian menemukan penanda penuaan epigenetik pada monosit berkaitan dengan gejala suasana hati dan kognitif depresi, seperti kehilangan kesenangan dan perasaan putus asa, tetapi tidak terkait gejala fisik. Studi melibatkan wanita dengan dan tanpa HIV.
Kurangnya Bukti Ilmiah Hambat Kebijakan Afrika
Lise Korsten dari African Academy of Sciences mengatakan sedikitnya bukti ilmiah yang dihasilkan di Afrika menghambat pembuatan kebijakan dan membuat benua itu lemah dalam perdagangan. AAS membangun jaringan dan program diplomasi sains untuk mengatasi masalah ini.
NeuroBridge: Alat untuk Memahami Cara Bicara Orang Autis
Peneliti Tufts mengembangkan NeuroBridge untuk membantu orang non-autis memahami preferensi komunikasi orang autis. Alat ini memberikan skenario dan pilihan respons agar pengguna belajar menyesuaikan nada, kejernihan, dan kata saat bicara.