Peneliti melaporkan bahwa penanda penuaan biologis pada jenis sel darah putih tertentu berkaitan dengan beberapa gejala depresi. Temuan ini dipublikasikan di The Journals of Gerontology, Series A.
Mereka membandingkan dua "jam epigenetik": satu untuk banyak jenis sel dan satu lagi yang fokus pada monosit. Hasil menunjukkan jam pada monosit terkait gejala suasana hati dan kognitif, seperti kehilangan kesenangan dan perasaan putus asa, tetapi bukan gejala somatik atau fisik.
Data berasal dari Women’s Interagency HIV Study yang melibatkan 440 wanita, baik dengan maupun tanpa HIV. Para peneliti mengatakan diperlukan penelitian lebih lanjut sebelum penanda ini digunakan dalam perawatan.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian ilmiah
- penanda — sesuatu yang menunjukkan kondisi atau perubahan di tubuh
- penuaan biologis — proses tubuh menjadi lebih tua secara biologis
- epigenetik — perubahan pada gen tanpa mengubah urutan DNA
- monosit — jenis sel darah putih yang penting untuk sistem imun
- gejala — tanda atau keluhan yang menunjukkan penyakit atau masalah
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda penting melakukan penelitian lebih lanjut sebelum memakai penanda dalam perawatan? Mengapa?
- Bagaimana Anda jelaskan perbedaan antara gejala suasana hati dan gejala somatik? Beri satu contoh singkat setiap jenis.
- Pernahkah Anda mendengar tentang monosit atau jam epigenetik sebelumnya? Ceritakan sedikit.
Artikel terkait
Otot yang Menua Dapat Membantu Pertumbuhan Kanker
Penelitian menemukan otot yang menua melepaskan lebih sedikit vesikel ekstraseluler dan vesikel itu mengandung miR-7a-5p lebih rendah. Olahraga dapat mengaktifkan kembali jalur ini dan menurunkan risiko pertumbuhan tumor pada orang tua.
Pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" pada olahraga
Peneliti menemukan bahwa pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" membuat orang meninggalkan rencana olahraga. Studi ini mengidentifikasi empat unsur pola pikir itu dan memberi saran berpikir ulang agar orang lebih konsisten berolahraga.
Pencitraan menunjukkan perubahan koneksi otak pada Parkinson
Peneliti menggunakan pemindaian PET untuk mengukur dua penanda otak pada orang sehat dan pasien Parkinson. Mereka menemukan hubungan normal antara penanda itu terganggu pada pasien, sehingga gabungan penanda memberi gambaran perkembangan penyakit lebih jelas.