- Fibrosis menyebabkan jaringan parut berlebih.
- Fibrosis dapat menurunkan kualitas hidup.
- Peneliti di Yale meneliti fibrosis.
- Mereka membuat antibodi anti-epiregulin.
- Epiregulin berikatan dengan reseptor EGFR.
- Epiregulin tinggi pada skleroderma dan GVHD.
- Antibodi ini menurunkan tanda fibrosis.
- STAT1 lebih aktif pada fibroblas fibrotik.
- Tikus tanpa STAT1 memiliki lebih sedikit fibrosis.
Kata-kata sulit
- fibrosis — Penyakit dengan jaringan parut berlebih.
- skleroderma — Penyakit langka yang mempengaruhi kulit.
- penyakit — Kondisi tubuh yang tidak sehat.
- berbahaya — Dapat menyebabkan masalah atau kerusakan.
- peneliti — Orang yang mencari tahu atau menyelidiki.
- antibodi — Zat dalam tubuh yang melawan penyakit.
- harapan — Keyakinan akan hasil yang baik.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa pendapatmu tentang penyakit langka?
- Mengapa penting untuk melakukan penelitian tentang penyakit?
- Bagaimana perasaanmu jika ada harapan untuk pengobatan baru?
Artikel terkait
Pembakaran plastik untuk bahan bakar di kota berpendapatan rendah dan menengah
Sebuah studi di 26 negara menemukan pembakaran limbah plastik sebagai bahan bakar rumah tangga umum di kota-kota berpendapatan rendah dan menengah. Peneliti menjelaskan penyebab, risiko kesehatan, dan solusi yang diusulkan oleh peserta.
Pengganti Daging Nabati Ubah Lemak dalam ASI dalam Enam Hari
Uji klinis kecil menemukan bahwa mengganti daging sapi dengan pengganti daging nabati mengubah jenis lemak dalam ASI hanya dalam enam hari. Peneliti mengatakan perubahan itu mungkin berpengaruh pada perkembangan otak dan kekebalan bayi.
Rambut sebagai catatan paparan bahan kimia
Penelitian dari University of Texas at Austin menunjukkan rambut dapat merekam paparan bahan kimia selama hari, minggu, dan bulan. Metode pemanasan helai rambut dan spektrometer massa membantu merekonstruksi garis waktu paparan yang darah atau urin tidak tangkap.
Sleep apnea yang tidak diobati percepat penuaan jantung
Studi laboratorium pada tikus menemukan bahwa sleep apnea yang tidak diobati—dengan penurunan oksigen berulang—mempercepat penuaan kardiovaskular dan meningkatkan angka kematian. Penulis menekankan pentingnya skrining dini dan pengobatan seperti CPAP.