Meta-tinjauan oleh tim dari University at Buffalo dan dipublikasikan di NPJ Digital Medicine menilai bukti tentang perangkat pakai yang menggabungkan kecerdasan buatan untuk orang dengan Diabetes Tipe 2 dan pra-diabetes. Dari sekitar 5,000 studi peer-reviewed yang disaring, 60 dipilih untuk analisis yang lebih mendalam. Tujuan utama adalah mengidentifikasi manfaat, batasan, dan area di mana bukti masih lemah.
Tinjauan menemukan beberapa keuntungan penting: perangkat seperti continuous glucose monitors (CGM) memberikan pembacaan glukosa yang sering, dan model AI dapat mengenali pola serta memprediksi perubahan glukosa satu hingga dua jam sebelumnya. Kemampuan ini dapat membantu menjaga kontrol glukosa yang lebih stabil, memberi panduan yang dipersonalisasi sesuai rutinitas harian, aktivitas, dan pola tidur, serta menyortir aliran data besar sehingga mengurangi beban kerja klinis. Untuk orang dengan pra-diabetes, penggunaan awal perangkat ber-AI berpotensi mendukung perubahan gaya hidup dan menunda atau mencegah perkembangan menjadi diabetes.
Namun, tinjauan juga menyoroti kendala yang signifikan: penelitian masih tidak merata, banyak model bersifat "kotak hitam" sehingga sulit dipahami, ukuran sampel dan representasi demografis terbatas, serta tidak adanya dataset tolok ukur yang distandarisasi. Hambatan praktis lain termasuk integrasi terbatas ke alur kerja klinis, biaya, dan aksesibilitas. Para penulis mencatat bahwa model berbeda cocok untuk tugas berbeda—misalnya model yang mempelajari pola dari waktu ke waktu seperti long short-term memory menangani data glukosa kontinu dengan baik, sementara model baru seperti transformer dapat mengintegrasikan berbagai bentuk data seperti glukosa, detak jantung, tidur, dan aktivitas. Pilihan model harus menyeimbangkan kinerja dan kemampuan menjelaskan.
Kesimpulannya, dibutuhkan studi yang lebih besar, validasi yang lebih baik, dan model yang lebih transparan sebelum perangkat ber-AI digunakan secara rutin dalam perawatan klinis. Penelitian ini mendapat dukungan dari American Diabetes Association, National Institute of Diabetes and Digestive Kidney Disease, dan National Institute for Minority Health and Health Disparities.
Kata-kata sulit
- meta-tinjauan — Studi yang menganalisis banyak studi lain
- perangkat pakai — Perangkat elektronik yang dipakai pada tubuh
- kotak hitam — Model komputer yang sulit dijelaskan prosesnya
- tolok ukur — Data atau standar untuk mengukur kinerja
- integrasi — Penggabungan sistem atau proses jadi satu
- validasi — Proses mengecek apakah sesuatu benar atau akurat
- transparan — Mudah dilihat atau dipahami dari luar
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perangkat pakai ber-AI dapat membantu orang dengan pra-diabetes menurut teks? Beri contoh fungsi yang disebutkan.
- Menurut artikel, kendala apa yang paling penting diatasi sebelum perangkat ber-AI dipakai secara rutin? Jelaskan alasan dan dampaknya pada pasien dan klinik.
Artikel terkait
Media sosial dorong penjualan daging satwa liar di Afrika Barat
Sebuah studi di jurnal One Health memperingatkan media sosial dapat meningkatkan perdagangan daging satwa liar di Afrika Barat. Peneliti menemukan iklan di Facebook, pengalihan ke WhatsApp, dan risiko penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.
Tempat Tinggal dan Risiko Kanker Paru
Penelitian baru yang dipublikasikan di BMC Public Health menunjukkan bahwa tempat tinggal dapat mempengaruhi risiko kanker paru-paru selain faktor individu seperti merokok. Ringkasan studi tidak memaparkan semua metode atau rekomendasi kebijakan.
Pola Makan Tradisional Afrika Kurangi Peradangan
Studi gabungan menemukan bahwa beralih ke pola makan tradisional Afrika menurunkan peradangan dan memperkuat respons kekebalan, sedangkan pola makan Barat meningkatkan peradangan. Hasil ini relevan untuk kenaikan penyakit tidak menular di Sub-Sahara Afrika.
Gabungan Rifampisin dan AAP-SO2 atasi resistensi tuberkulosis
Studi baru melaporkan penggabungan rifampisin dengan senyawa probe AAP-SO2 yang menyerang enzim RNA polimerase pada langkah berbeda. Kombinasi ini efektif melawan mutasi resistensi dan menunjukkan sinergi dalam model kelinci; langkah selanjutnya adalah buat turunan yang stabil.