- Peneliti menilai perangkat pakai yang memakai kecerdasan buatan.
- Penelitian ini dilakukan di University at Buffalo.
- Hasil penelitian dipublikasikan di NPJ Digital Medicine.
- Perangkat seperti CGM memberi bacaan glukosa setiap beberapa menit.
- Model AI bisa memprediksi perubahan glukosa satu hingga dua jam.
- Prediksi ini membantu orang menjaga glukosa lebih stabil.
- Perangkat juga bisa beri panduan sesuai aktivitas dan tidur.
- Tetapi banyak studi masih kecil dan tidak merata.
- Beberapa model bekerja seperti "kotak hitam" dan sulit dimengerti.
- Para peneliti minta studi lebih besar dan data standar.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian
- perangkat — alat yang dipakai orang untuk tugas tertentuperangkat pakai
- kecerdasan buatan — teknologi komputer yang meniru pikiran manusia
- glukosa — gula dalam darah yang diukur oleh alat
- memprediksi — menebak atau meramalkan apa yang akan terjadi
- kotak hitam — sistem yang cara kerjanya sulit dimengerti orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah memakai perangkat pakai?
- Apakah kamu ingin alat yang memberi panduan saat tidur?
- Perlukah studi lebih besar?
Artikel terkait
Risk Know-How, Platform Baru untuk Berbagi Pengalaman Risiko
Risk Know-How adalah layanan daring yang diluncurkan pada pertemuan AAAS untuk membantu komunitas berisiko berbagi pengalaman dan mendapat nasihat ahli tentang ancaman seperti wabah, cuaca ekstrem, dan risiko kecerdasan buatan.
Perawatan hewan di klinik membuat remaja tunawisma lebih menerima perawatan kesehatan
Studi di One Health Clinic, Seattle, menemukan remaja dan anak muda tunawisma lebih mungkin menerima perawatan medis jika klinik juga menawarkan layanan kedokteran hewan untuk hewan peliharaan mereka. Penelitian menelaah kunjungan klinik antara 2019 dan 2022.
Media Sosial: Manfaat dan Risiko Informasi
Media sosial memberi dukungan dan informasi, tetapi juga menyebarkan ujaran kebencian, kebohongan, dan bahaya nyata. Perubahan kebijakan dan teknologi—termasuk keputusan Meta Januari 2025 dan AI generatif—memperbesar manfaat sekaligus risiko.