Alat kecerdasan buatan kini menjangkau banyak orang, tetapi beberapa sistem menunjukkan bias. Penelitian dari University of Texas at Austin memeriksa ratusan algoritme yang sebelumnya dilaporkan bermasalah.
Para peneliti membandingkan setiap algoritme bermasalah dengan algoritme lain yang serupa dan menelaah organisasi yang membuat serta menggunakan alat itu. Mereka menemukan tiga penyebab utama bias: tidak adanya kebenaran dasar yang jelas, model yang menyederhanakan dunia nyata sehingga menghilangkan variabel penting, dan desain yang kurang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Studi menyimpulkan bahwa mengurangi bias memerlukan lebih dari sekadar meningkatkan akurasi. Pengembang perlu memikirkan data, tujuan, dan siapa yang terlibat.
Kata-kata sulit
- kecerdasan buatan — teknologi yang membuat mesin bisa berpikir
- bias — ketidakseimbangan yang membuat hasil tidak adil
- algoritme — aturan komputer untuk memproses data dan membuat keputusan
- menelaah — memeriksa sesuatu secara teliti dan hati-hati
- penyebab — alasan atau faktor yang membuat sesuatu terjadi
- pemangku kepentingan — orang atau kelompok yang terlibat dan terpengaruh oleh keputusan
- akurasi — seberapa tepat atau benar hasil suatu sistem
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda penting melibatkan berbagai orang saat merancang alat AI? Mengapa?
- Berikan contoh sederhana bagaimana model yang menyederhanakan bisa menghilangkan variabel penting.
Artikel terkait
Ayam Bertelur Protein: Mengatasi Pembungaan Gen
Peneliti University of Missouri menggunakan CRISPR untuk menempatkan gen pada lokasi khusus di genom ayam. Penanda hijau tetap menyala setelah berbulan-bulan, menunjukkan metode ini bisa menghasilkan garis ayam termodifikasi yang stabil.
Makanan di Kelas Membantu Anak Prasekolah Belajar
Penelitian dari North Carolina State University menemukan bahwa pembelajaran berbasis makanan membantu anak prasekolah memahami konsep ilmiah dan menambah kosa kata. Program melibatkan kegiatan dengan biji, resep sederhana, pelatihan guru, dan evaluasi kuantitatif serta kualitatif.