Dua studi baru menjelaskan bagaimana celurut Eurasia mengecilkan otak dan organ untuk mengurangi kebutuhan energi pada musim dingin. Perubahan musiman ini disebut fenomena Dehnel, dan organ-organ itu tumbuh kembali di musim semi.
Peneliti dari Stony Brook University dan mitra internasional menerbitkan dua makalah di Genome Research dan Molecular Biology and Evolution. Mereka menggabungkan perakitan genom pada skala kromosom dengan pengukuran aktivitas gen di otak musiman untuk mengaitkan struktur genom dan perubahan gen.
Satu studi menemukan perubahan pada jalur energi sel, peningkatan metabolisme asam lemak, serta ekspresi gen untuk glukoneogenesis (pembuatan glukosa dari sumber nonkarbohidrat) dan pensinyalan FOXO. Studi lain menunjukkan bahwa susunan kromosom tampak membantu plastisitas ukuran otak.
Kata-kata sulit
- fenomena — kejadian atau peristiwa yang dapat diamati
- genom — kumpulan seluruh materi genetik suatu organisme
- kromosom — struktur DNA di dalam sel yang membawa gen
- ekspresi — proses ketika gen membuat RNA atau protein
- metabolisme — semua proses kimia untuk menghasilkan energi tubuh
- glukoneogenesis — pembuatan glukosa dari bahan bukan karbohidrat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa celurut mengecilkan otak dan organ pada musim dingin menurutmu?
- Pernahkah kamu melihat hewan yang berubah sesuai musim? Ceritakan singkat.
- Mengapa peneliti menggabungkan perakitan genom dan pengukuran aktivitas gen? Jawab singkat.
Artikel terkait
Tes darah baru untuk menilai pengobatan glioblastoma
Peneliti mengembangkan tes darah yang mendeteksi partikel tumor setelah membuka sawar darah-otak. Metode ini menggunakan perangkat ultrasound dan alat bernama GlioExoChip untuk mengubah sampel darah menjadi biopsi cair dan menilai respons pengobatan.