Penelitian yang dipimpin ahli bedah saraf Michael Egnor di Stony Brook Medicine dipublikasikan dalam Journal of Neurosurgery: Pediatrics. Tim itu menantang gagasan lama bahwa hidrosefalus hanya disebabkan oleh malabsorpsi cairan serebrospinal (CSF).
Para peneliti mengusulkan bahwa kegagalan otak menyerap energi pulsasi dari detak jantung menjelaskan hidrosefalus lebih baik. Mereka menunjukkan peran sistem windkessel serebral, yang biasanya menghaluskan pulsa darah sebelum mencapai kapiler.
Organisasi Hydrocephalus Association memperkirakan ada 1,000,000 warga Amerika dan sekitar 25,000,000 orang di seluruh dunia dengan kondisi ini. Perawatan saat ini bersifat bedah dan sering memakai shunt, yang kadang gagal.
Kata-kata sulit
- hidrosefalus — penumpukan cairan di dalam rongga otak
- malabsorpsi — ketidakmampuan tubuh menyerap kembali suatu cairan
- cairan serebrospinal — cairan yang mengelilingi dan melindungi otak
- pulsasi — gelombang tekanan dari detak jantung
- windkessel — struktur pembuluh yang meredam pulsa darah
- shunt — alat bedah yang memindahkan cairan tubuh
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu operasi dengan shunt sulit karena bisa gagal? Mengapa?
- Bagaimana menurutmu pulsasi dari detak jantung bisa mempengaruhi otak?
- Pernahkah kamu mendengar tentang cairan serebrospinal sebelumnya? Di mana cairan itu berada?
Artikel terkait
Menargetkan Sirkuit Otak Kurangi Kambuh Opioid
Peneliti dari Washington State University melaporkan bahwa menargetkan sirkuit antara korteks prelimbik dan thalamus paraventrikular mengurangi perilaku mencari obat pada model praklinis opioid. Studi ini memakai kemogenetika dan optogenetika.
Studi: Glukometer Murah Bisa Deteksi Hipoglikemia Neonatal
Sebuah studi yang dipimpin Rice360 menguji 11 glukometer portabel untuk melihat apakah alat murah yang biasa dipakai dewasa bisa mengukur gula darah bayi baru lahir dengan benar. Hasil menunjukkan beberapa alat murah andal, sementara yang lain tidak.
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.