📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
72 kata
- Banyak penanggapi WTC mengalami masalah kesehatan sejak serangan 2001.
- Sekitar seperempat mengembangkan gangguan stres pascatrauma atau PTSD.
- Banyak dari mereka masih merasakan gejala setiap hari.
- Para peneliti memindai otak dengan mesin MRI.
- Mereka melihat batas materi kelabu dan materi putih.
- Pada beberapa orang batas itu terlihat kurang jelas.
- Perubahan itu terkait dengan pengalaman trauma yang berulang.
- Temuan memberi bukti tentang pengaruh trauma pada otak.
- Sumber: Program WTC Health and Wellness Stony Brook.
Kata-kata sulit
- penanggapi — orang yang memberi bantuan setelah kejadian
- mengalami — menerima atau menjalani sesuatu terjadi pada seseorang
- gangguan stres pascatrauma — masalah kesehatan mental setelah mengalami kejadian traumatis
- gejala — tanda atau keluhan yang dirasakan orang sakit
- memindai — melihat bagian dalam tubuh dengan mesin
- materi kelabu — bagian otak yang mengandung banyak sel saraf
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu mendengar tentang PTSD atau gangguan pascatrauma?
- Pernahkah kamu atau keluarga melakukan pemeriksaan dengan MRI?
- Apa yang akan kamu lakukan jika merasakan gejala setiap hari?
Artikel terkait
14 Nov 2024
Brazil Dekriminalisasi Kepemilikan Ganja untuk Penggunaan Pribadi
Pada Juni 2024 Mahkamah Agung Brazil menyetujui dekriminalisasi kepemilikan ganja untuk penggunaan pribadi. Kepemilikan hingga batas tertentu dianggap bukan tindak pidana, dan keputusan itu berpotensi mengurangi kepadatan penjara.
2 Feb 2026
17 Des 2025
21 Apr 2026
28 Des 2025
Dosis Kemoterapi Lebih Rendah Bantu Pasien Limfoma Usia 80+
Studi menunjukkan pasien limfoma usia 80 tahun ke atas dapat sembuh atau hidup lebih lama dengan dosis kemoterapi yang lebih rendah. Penelitian ini menggunakan data klinik komunitas dan menilai rejimen mini-R-CHOP serta rencana uji klinis baru dengan mosunetzumab.