Studi pencitraan otak pada penanggapi World Trade Center menjelaskan perbedaan struktural yang berhubungan dengan PTSD kronis. Dengan menggunakan sampel 99 penanggapi — sekitar setengahnya dengan PTSD — peneliti menerapkan MRI untuk mengukur kontras abu-putih (GWC) di batas kortikal antara materi kelabu dan materi putih. Data program kesehatan WTC, termasuk Program WTC Health and Wellness di Stony Brook Medicine, menunjukkan sekitar 23 persen penanggapi mengembangkan PTSD dan banyak masih mengalami gejala hampir 25 tahun setelah serangan.
Tim menemukan bahwa pada orang dengan PTSD materi kelabu terlihat lebih mirip materi putih, tanda yang konsisten dengan perubahan keseimbangan antara elemen bermielin dan tidak bermielin di kedua belahan otak. Menurut Clouston, penurunan GWC dapat berarti ada lebih banyak mielin di beberapa wilayah kortikal pada penanggapi yang terpapar trauma namun tidak mengalami PTSD. Peneliti juga mencatat bahwa batas yang lebih tajam antara materi kelabu dan putih menunjukkan transisi sehat, sedangkan batas yang kurang jelas mengindikasikan konsentrasi mielin yang tidak biasa dan kemungkinan perubahan kecepatan pemrosesan.
Selain itu, menggabungkan GWC dengan penanda intracortical lain meningkatkan kemampuan untuk mengidentifikasi penanggapi dengan PTSD. Sean Couston, penulis utama, dan rekan seperti Roman Kotov serta Benjamin Luft menyatakan bahwa temuan ini memberi bukti biologis bahwa trauma mengubah integritas saraf dan dapat mengarah pada pendekatan baru untuk diagnosis dan perawatan PTSD. Sumber: Stony Brook University.
Kata-kata sulit
- penanggapi — orang yang merespons kejadian atau situasi
- kontras abu-putih — perbedaan intensitas antara dua jaringan otak
- batas kortikal — garis pemisah antara lapisan luar dan dalam otak
- materi kelabu — bagian otak berisi badan sel saraf
- materi putih — bagian otak dengan serabut bermielin
- mielin — lapisan lemak yang melapisi serabut saraf
- integritas — kondisi keseluruhan kekuatan dan fungsi jaringanintegritas saraf
- penanda — tanda atau ukuran yang menunjukkan kondisi biologispenanda intracortical
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana bukti biologis seperti perubahan GWC dapat mempengaruhi cara diagnosis dan perawatan PTSD menurut Anda?
- Apa keuntungan dan batasan menggunakan pencitraan otak untuk mendeteksi PTSD pada penanggapi bencana?
- Bagaimana hasil studi ini bisa membantu penanggapi yang masih mengalami gejala hampir puluhan tahun setelah serangan?
Artikel terkait
Filter Rokok Melepaskan Mikroplastik ke Air
Peneliti menemukan bahwa puntung rokok melepaskan banyak mikroserat plastik ke air, baik segera maupun dalam beberapa hari. Mereka memperkirakan jumlah besar masuk ke perairan New York dan menyarankan tempat sampah serta saringan untuk mengurangi pelepasan.
Kesenjangan Pengetahuan dan Vaksinasi Campak di Departemen Gawat Darurat
Studi UC Riverside menemukan kesenjangan pengetahuan dan cakupan vaksin MMR di pasien yang datang ke departemen gawat darurat. Data dari April–Desember 2024 menunjukkan banyak pasien tidak yakin status vaksinasi dan ada disparitas akses.
Kerala tetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi
Kerala menetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi untuk menyoroti potensi mikroba bagi kesehatan, pertanian, lingkungan, dan ketangguhan iklim. Langkah ini terkait dengan Centre of Excellence in Microbiome yang mempelajari pemanfaatan mikroba tersebut.
RSV dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang
Penelitian menemukan bahwa orang dewasa yang dirawat karena RSV sering mengalami keluhan berbulan-bulan setelah keluar rumah sakit, termasuk sesak napas dan kesulitan aktivitas. Studi menekankan pencegahan melalui vaksinasi dan kebutuhan perawatan lanjutan.