- Sebuah studi baru menemukan hubungan antara kebiasaan dan diabetes.
- Kebiasaan itu baik untuk kesehatan jantung wanita setiap hari.
- Studi ini melihat perempuan yang lebih tua.
- Contoh kebiasaan: makan sehat, olahraga teratur, dan tidur cukup.
- Berhenti merokok juga sangat penting untuk kesehatan.
- Berat badan dapat memengaruhi kemungkinan terkena diabetes secara nyata.
- Perempuan dengan kebiasaan baik punya risiko lebih rendah dari lainnya.
- Peneliti berharap hasil bisa dipakai di layanan kesehatan dan klinik.
Kata-kata sulit
- kebiasaan — perilaku yang dilakukan secara teratur
- diabetes — penyakit gula darah yang kronis
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- memengaruhi — menyebabkan perubahan pada sesuatu atau orang
- merokok — menghirup dan membakar daun tembakau
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu punya kebiasaan sehat?
- Apakah kamu merokok?
- Berapa jam kamu tidur setiap malam?
Artikel terkait
Lingkungan Tempat Tinggal dan Penuaan Seluler
Penelitian menemukan bahwa orang yang tinggal di lingkungan dengan kesempatan rendah memiliki tanda penuaan seluler lebih tinggi, terutama terkait faktor sosial dan ekonomi. Memperbaiki sumber daya lingkungan dapat membantu penuaan yang lebih sehat.
Penanda Kekurangan Tidur Ditemukan dalam Air Liur
Peneliti Universitas Zurich menemukan tanda metabolik kekurangan tidur dalam air liur. Dalam percobaan laboratorium mereka mengidentifikasi sejumlah penanda yang berkaitan dengan kelelahan dan merencanakan studi lapangan internasional untuk memvalidasinya.
Pengobatan Cryptococcal Meningitis dan upaya menyederhanakan terapi
Cryptococcal meningitis menyerang orang dengan HIV dan menyebabkan banyak kematian di Afrika Sub-Sahara. Uji klinis di Malawi mencoba menyederhanakan pengobatan, sementara pedoman WHO diperbarui pada 2022 untuk rejimen yang lebih singkat.
Antibodi Tambahan Bisa Perkuat Vaksin Influenza
Penelitian baru menemukan bahwa menambahkan antibodi tertentu—termasuk terhadap neuraminidase dan bagian HA—dapat membuat vaksin influenza lebih kuat dan mengurangi penularan. Studi ini mengikuti rumah tangga di Nicaragua dan dipublikasikan di Nature Communications.