Penelitian menunjukkan bahwa menambah jenis antibodi tertentu ke vaksin dapat membuat perlindungan lebih kuat dan juga mengurangi seberapa banyak orang yang menularkan virus influenza. Jenis antibodi yang dibahas meliputi antibodi terhadap neuraminidase (NA) serta bagian kepala dan tangkai hemaglutinin (HA head dan HA stalk).
Tim peneliti mengikuti rumah tangga selama tiga musim influenza (2014, 2016, 2017). Hampir semua peserta jarang divaksinasi, sehingga peneliti bisa melihat kekebalan yang muncul setelah infeksi. Hasil ini dipublikasikan di Nature Communications dan didanai oleh NIH.
Kata-kata sulit
- antibodi — protein yang melawan infeksi di dalam tubuh
- neuraminidase — protein pada permukaan virus influenza
- hemaglutinin — protein di permukaan virus yang membantu masuk sel
- tangkai — bagian panjang dari protein virus
- divaksinasi — mendapat vaksin untuk mencegah penyakit
- kekebalan — perlindungan tubuh terhadap penyakit atau infeksi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda mengikuti rumah tangga penting untuk penelitian influenza?
- Apakah Anda pernah divaksinasi influenza? Mengapa ya atau tidak?
Artikel terkait
Kesenjangan Pengetahuan dan Vaksinasi Campak di Departemen Gawat Darurat
Studi UC Riverside menemukan kesenjangan pengetahuan dan cakupan vaksin MMR di pasien yang datang ke departemen gawat darurat. Data dari April–Desember 2024 menunjukkan banyak pasien tidak yakin status vaksinasi dan ada disparitas akses.
Model Fisika Baru untuk Meningkatkan Ketajaman MRI
Peneliti di Rice University dan Oak Ridge National Laboratory mengembangkan model fisika baru yang menghubungkan gerak molekul dengan sinyal MRI klinis. Studi ini menjelaskan relaksasi NMR dalam cairan dan diuji pada frekuensi MRI klinis.