Peneliti yang bekerja dengan tikus menemukan jalur sensor baru yang menghubungkan rambut halus peka sentuhan dengan rasa gatal. Mereka menyebut jenis rambut pada tikus itu rambut mirip vellus, yang mirip rambut halus pada manusia (sering disebut peach fuzz).
Dalam tikus dengan peradangan kulit kronis mirip eksim, tikus yang memiliki neuron peka sentuhan menggaruk seperti biasa. Jika neuron tidak ada atau dimatikan, respons menggaruk jauh berkurang. Tim menstimulasi rambut dengan loop benang kecil dan juga menyalakan cahaya biru pada neuron yang dibuat peka cahaya; kedua cara itu memicu menggaruk. Para peneliti menemukan protein yang membantu mengirim sinyal gatal ke sumsum tulang belakang, dan neuron manusia di kultur merespons protein yang sama.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan penelitian atau studi
- jalur sensor — rute atau koneksi untuk sinyal dari indra
- peradangan — reaksi tubuh terhadap luka atau iritasi
- kronis — berlangsung lama dan tidak cepat sembuh
- neuron — sel saraf yang membawa sinyal listrik
- sumsum tulang belakang — bagian saraf di dalam tulang belakang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu menggaruk karena gatal? Ceritakan singkat kapan itu terjadi.
- Menurutmu, mengapa penting mempelajari penyebab rasa gatal?
- Apakah kamu setuju penelitian pada hewan membantu kesehatan manusia? Mengapa atau kenapa tidak?
Artikel terkait
Cara Aman Mewarnai Telur Paskah dengan Bahan Alami
Melissa Wright dari Virginia Tech memberi saran memakai bahan dapur untuk mewarnai telur Paskah secara aman. Ia juga menjelaskan aturan keamanan pangan, termasuk penyimpanan di bawah 40 derajat Fahrenheit dan konsumsi dalam satu minggu.
Penggunaan Zat oleh Remaja AS Tetap Rendah Setelah Pandemi
Survei Monitoring the Future (University of Michigan) menemukan penggunaan sebagian besar zat oleh remaja AS tetap mendekati titik terendah 2021. Ada kenaikan kecil untuk heroin dan kokain, sehingga para peneliti mendesak pemantauan lebih lanjut.