- Penyakit Parkinson merusak sel otak yang mengatur gerak tubuh.
- Sering pasien baru terlihat saat banyak sel otak hilang.
- Deteksi dini sangat penting untuk perawatan lebih awal.
- Para peneliti memakai alat pencitraan untuk melihat otak dalam.
- Mereka melihat dua tanda penting yang ada di otak.
- Pada orang sehat tanda-tanda itu naik dan turun bersama.
- Namun pada pasien hubungan tanda menjadi terganggu dan lambat.
- Gabungan beberapa tes medis memberi gambaran penyakit lebih jelas.
Kata-kata sulit
- merusak — membuat sesuatu menjadi rusak atau tidak baik
- deteksi dini — pemeriksaan awal untuk menemukan penyakit
- pencitraan — cara membuat gambar bagian dalam tubuh
- tanda — sesuatu yang menunjukkan kondisi atau masalahtanda-tanda
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian
- gabungan — penggabungan beberapa hal menjadi satu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu deteksi dini penting?
- Pernahkah kamu melakukan pemeriksaan kesehatan?
- Apakah kamu pernah melihat foto otak atau pencitraan?
Artikel terkait
Bakteri Usus Masuk Otak pada Tikus Setelah Diet Berlemak
Peneliti Emory University melaporkan bahwa bakteri dari usus tikus dapat mencapai otak setelah tikus diberi diet tinggi lemak. Studi pada model tikus mengaitkan perubahan mikrobioma, kebocoran penghalang usus, dan jalur lewat saraf vagus.
Ketidaksetaraan dan cara menghentikan pandemi
Matthew M. Kavanagh mengatakan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan memperdalam pandemi. Ia mengusulkan perubahan pada pembiayaan, teknologi, dan kebijakan sosial, termasuk penghentian sementara utang dan pabrik regional untuk produksi vaksin.
Alat Skrining Depresi Andal untuk Orang dengan Nyeri Kronis
Penelitian menemukan alat skrining depresi PHQ-8 memberi hasil yang serupa bagi orang dengan dan tanpa nyeri kronis. Temuan ini menunjukkan klinisi dapat percaya hasil skrining dan menawarkan dukungan kesehatan mental secara sensitif.
Peralihan Cepat dari Tindakan Sadar ke Kebiasaan di Otak
Tim peneliti di Johns Hopkins menemukan bahwa peralihan dari tindakan yang disengaja menjadi kebiasaan dapat terjadi tiba-tiba. Mereka menggunakan tikus dan merekam aktivitas otak, lalu menemukan satu wilayah otak yang mungkin berperan sebagai sakelar.