Matthew M. Kavanagh mengatakan ancaman modern bukan hanya virus, tetapi juga ketidaksetaraan. Ilmu pengetahuan sekarang bisa menentukan urutan gen virus dan membuat vaksin lebih cepat. Namun pandemi tetap datang lebih cepat, menyebar luas, dan merusak nyawa serta penghidupan.
Kavanagh menjelaskan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan pandemi memperdalam perbedaan itu. Ia memberi contoh: HIV menghancurkan komunitas LGBTQ di tempat ada stigma dan kriminalisasi. COVID-19 menyebar lewat perumahan padat, pekerjaan informal, dan asrama pekerja migran, sementara pasar saham malah naik.
Ia mengkritik cara respons global yang menekankan solusi teknis. Ia menyarankan penghentian sementara pembayaran utang, fasilitas pembiayaan pandemi otomatis seperti Dana Moneter Internasional, serta berbagi sarana produksi dan pabrik regional. Bantuan tunai dan pangan juga penting agar orang bisa mengisolasi diri.
Kata-kata sulit
- ketidaksetaraan — Perbedaan dalam hak atau kesempatan bagi orang.
- pandemi — Wabah penyakit yang menyebar luas.
- miskin — Tidak memiliki cukup uang atau sumber daya.orang miskin
- vaksin — Obat untuk melindungi dari penyakit.
- bantuan — Dukungan atau pertolongan yang diberikan.
- kesehatan — Keadaan fisik dan mental yang baik.
- obat — Zat untuk menyembuhkan penyakit.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa ketidaksetaraan dapat memperburuk penyebaran penyakit?
- Apa langkah lain yang bisa diambil untuk mengatasi masalah pandemik?
- Bagaimana akses terhadap kesehatan dapat diperbaiki di negara miskin?
Artikel terkait
Fosil Kaki Burtele Ungkap Australopithecus deyiremeda Hidup Bersama Lucy
Tulisan ini melaporkan bahwa tulang kaki yang ditemukan pada 2009 di Afar Rift kini dikaitkan dengan Australopithecus deyiremeda berusia 3,4 juta tahun. Analisis bentuk kaki dan isotop menunjukkan perbedaan anatomi dan pola makan dibandingkan Lucy.
Vaksin eksperimental menunjukkan hasil menjanjikan untuk CCHF pada tikus
Studi pada tikus melaporkan vaksin eksperimental terhadap Crimean-Congo hemorrhagic fever (CCHF) yang menggunakan partikel mirip virus tidak replikasi. Antibodi terdeteksi hingga 18 bulan dan langkah berikutnya adalah produksi skala besar sebelum uji klinis manusia.