Bulan Desember lalu tercatat sangat hangat di negara bagian Washington menurut laporan cuaca. Musim dingin terus terasa relatif hangat sampai awal tahun.
Banyak tanaman di kebun sudah menunjukkan kuncup kecil pada Februari, sehingga orang bertanya-tanya tentang waktu berbunga. Seorang profesor biologi di University of Washington meneliti gen yang membantu tumbuhan memantau perubahan musim.
Ia membicarakan kemungkinan bahwa musim dingin yang lebih hangat dapat mengubah waktu berbunga, tetapi materi yang tersedia tidak memberikan penjelasan rinci atau kesimpulan tegas.
Kata-kata sulit
- relatif — tidak sepenuhnya sama, tergantung perbandingan dengan hal lain
- kuncup — bagian kecil pada tanaman sebelum bunga muncul
- memantau — mengamati sesuatu secara terus-menerus atau berkala
- gen — unit kecil dalam sel yang menentukan sifat makhluk
- penjelasan — keterangan yang menjelaskan arti atau sebab sesuatu
- kesimpulan — penilaian atau keputusan akhir setelah melihat bukti
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah melihat tanaman mulai berkuncup lebih awal? Ceritakan singkat.
- Menurut Anda, mengapa profesor meneliti gen tumbuhan?
- Bagaimana cuaca musim dingin yang hangat bisa memengaruhi kebun di rumah Anda?
Artikel terkait
Perawatan dua langkah aktifkan regenerasi pada mamalia
Penelitian Texas A&M di Nature Communications menunjukkan perawatan dua langkah setelah luka menutup dapat merangsang jaringan mirip blastema dan memicu pembentukan kembali tulang serta jaringan ikat pada mamalia. Metode ini mungkin cepat diuji secara klinis.
Model Bahasa Mengubah Penilaian Berdasarkan Identitas Pengarang
Peneliti University of Zurich menemukan bahwa large language models mengubah penilaian teks ketika diberi tahu siapa pengarangnya. Tanpa sumber, model sering sepakat, tetapi menyebut pengarang memicu bias, termasuk bias anti-Cina.
Panas dan lembap saat kehamilan kurangi pertumbuhan anak
Penelitian menemukan panas yang lembap selama kehamilan berdampak lebih buruk pada pertumbuhan anak dibandingkan panas saja. Studi menggunakan metrik WBGT dan mengaitkan data cuaca dengan catatan kesehatan untuk menilai paparan pranatal di Asia Selatan.