#Iklim57
El Niño yang Cepat Berkembang Mengancam Cuaca Ekstrem
Pakar dan badan cuaca memperingatkan El Niño berkembang cepat di Pasifik dan kemungkinan menguat sepanjang 2026 hingga awal 2027. Dampak termasuk panas, kekeringan, dan curah hujan ekstrem di banyak wilayah dunia.
Foto oleh Md. Hasanuzzaman Himel, Unsplash
Letusan Hunga Tonga bantu hilangkan metana
Letusan bawah laut Hunga Tonga–Hunga Ha’apai pada Januari 2022 menghasilkan plume yang tampaknya menghancurkan sebagian metana. Pengamatan satelit melihat formaldehida tinggi dan melacak awan itu selama 10 hari, yang memberi informasi baru tentang pemanasan global.
Digester Kotoran Sapi Kurangi Emisi Metana di California
Studi delapan tahun di California menemukan bahwa digester kotoran umumnya mengurangi semburan metana, tetapi ada kebocoran besar dan lonjakan saat pembangunan. Peneliti menekankan perlunya pemantauan satelit, udara, dan lapangan.
Ramalan Cuaca Lebih Baik Bisa Kurangi Kematian Karena Panas
Penelitian menemukan bahwa perbaikan ramalan cuaca jangka pendek dapat mengurangi kematian akibat panas seiring pemanasan iklim. Peringatan yang tepat memberi orang kesempatan melindungi diri; studi memperkirakan pengurangan besar di AS pada tahun 2100.
Musim Alergi di AS Mula Lebih Awal dan Lebih Parah
Musim alergi di seluruh AS kini mulai lebih awal, berlangsung lebih lama, dan banyak orang melaporkan gejala yang lebih parah. Suhu lebih hangat dan naiknya CO2 meningkatkan produksi serbuk sari, sementara polusi membuat gejala lebih buruk.
Ilmuwan Memantau El Niño dan Dampaknya pada Musim Badai Atlantik
Para ilmuwan mengamati tanda-tanda El Niño yang bisa mengubah pola cuaca global dan memengaruhi musim badai Atlantik. Proyeksi menunjukkan kemungkinan meningkatnya El Niño tahun ini, dan dampak akhir tergantung pada waktu kemunculan serta suhu laut.
Debu berlian bukan pilihan untuk mendinginkan Bumi
Penelitian dari Washington University menunjukkan debu berlian sintetik yang dibuat lewat sintesis detonasi menyerap lebih banyak panas daripada memantulkan cahaya. Para peneliti menyimpulkan material ini tidak cocok untuk stratospheric aerosol injection (SAI).
Dana Adaptasi Iklim di Afrika Menunjukkan Hasil
Laporan GHS dan Komisi Uni Afrika menemukan bahwa pembiayaan adaptasi iklim yang ditargetkan menghasilkan hasil terukur di beberapa negara Afrika, termasuk proyek di Benin, Ethiopia, dan Namibia. Studi mencatat perbaikan infrastruktur, hasil pertanian, dan peningkatan partisipasi perempuan.