LingVo.club
📖+40 XP
🎧+25 XP
+45 XP
El Niño yang Cepat Berkembang Mengancam Cuaca Ekstrem (Level B2) — a large field of dead plants in the middle of the day

El Niño yang Cepat Berkembang Mengancam Cuaca EkstremCEFR B2

17 Jul 2026

Diadaptasi dari Rodrigo de Oliveira Andrade, Mouttasem Al-Baroudi, Dann Okoth, Ruth Douglas, Julien Chongwang, SciDev CC BY 2.0

Foto oleh Md. Hasanuzzaman Himel, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
6 mnt
336 kata

Pakar iklim dan kemanusiaan memperingatkan pemerintah untuk segera bertindak karena El Niño yang berkembang cepat di Pasifik berpotensi menguat dalam beberapa bulan mendatang. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyatakan kondisi sudah muncul dan dapat menguat, sementara Badan Nasional Kelautan dan Atmosfer AS (NOAA) memperingatkan dalam pembaruan 15 June bahwa kondisi kemungkinan akan menguat sepanjang sisa 2026, berlanjut hingga awal 2027, dan bisa menjadi salah satu yang terbesar sejak catatan dimulai pada 1950. Peramal memberikan peluang 63 persen suhu permukaan laut akan melebihi 2 derajat Celsius di atas rata-rata di Pasifik timur, sebuah peristiwa yang dinilai sangat kuat atau "Super".

WMO memperkirakan Juni–September akan menunjukkan curah hujan di atas normal di bagian tengah dan timur ekuator Pasifik, serta curah hujan di bawah normal di sebagian Samudra Hindia tropis dan anak benua India. WMO juga memperingatkan suhu global lebih hangat pada Juli dan Agustus. Wilayah yang paling berisiko antara lain Amerika Latin, Afrika Timur dan Selatan, Asia, dan Pasifik. International Rescue Committee menyorot Kenya, Uganda, Somalia, Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan sebagai negara yang mungkin paling terdampak; di Bangladesh banjir dan longsor sudah memengaruhi lebih dari 1,1 juta orang dan menggusur lebih dari 36.500 orang.

Ilmuwan mencatat peristiwa ini berkembang sangat cepat, dengan kenaikan cepat pada indeks Niño 3.4 dan beberapa membandingkannya dengan peristiwa 1997. Mereka juga menekankan bahwa dunia telah menghangat hampir 1,5 derajat Celsius, sehingga terjadi "double whammy" antara pemanasan global dan El Niño. Respons saat ini mencakup pendanaan antisipatif dan peningkatan kesiapsiagaan nasional. OCHA menyiapkan US$100 million, dengan US$20 million sudah dialokasikan untuk tindakan antisipatif di enam negara. Brasil membentuk Interministerial Situation Room dan pada 30 June Kementerian Kesehatannya meluncurkan langkah termasuk National Heat Risk Dashboard serta rencana investasi kesehatan R$9,8 billion (US$1,92 billion) hingga 2035. Chile menyatakan keadaan darurat di sepuluh wilayah pada Monday (13 July). Para ilmuwan dan spesialis bantuan mendesak peningkatan sistem peringatan dini, keterlibatan komunitas, perbaikan infrastruktur, dan alokasi sumber daya yang tepat waktu; kekuatan akhir El Niño ini baru dapat dipastikan antara mid-August dan September.

Kata-kata sulit

  • menguatmenjadi lebih kuat atau intens dari sebelumnya
  • suhu permukaan lauttemperatur air di bagian atas laut
  • indeksangka yang menunjukkan kondisi suhu Pasifik
    indeks Niño 3.4
  • kesiapsiagaanpersiapan untuk menghadapi bencana atau risiko
  • antisipatifbertindak lebih awal untuk mencegah dampak buruk
  • curah hujanjumlah air hujan yang turun di suatu tempat
  • keadaan daruratsituasi resmi yang membutuhkan tindakan cepat
  • peringatan dinisistem untuk memberi tahu bahaya lebih awal

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Apa langkah prioritas yang sebaiknya dilakukan pemerintah daerah yang berisiko tinggi menurut isi teks? Jelaskan alasan singkat.
  • Bagaimana pendanaan antisipatif dan alokasi cepat sumber daya dapat mengurangi dampak bencana? Berikan contoh konkret dari teks atau ide Anda sendiri.
  • Teks menyebut pemanasan global hampir 1,5°C bersama El Niño. Menurut Anda, bagaimana kombinasi ini bisa memperburuk risiko kesehatan dan infrastruktur?

Artikel terkait