Sebuah studi internasional yang dipimpin oleh ETH Zurich, lembaga riset WSL dan Vrije Universiteit Brussel memetakan berapa banyak gletser yang mungkin tersisa sampai 2100 dan kapan tiap gletser diperkirakan hilang. Peneliti mengalihkan perhatian dari hanya memantau massa es ke menghitung jumlah gletser dan waktu kepunahannya. Mereka memperkenalkan istilah "Peak Glacier Extinction" untuk menyebut tahun ketika jumlah gletser yang hilang mencapai puncak.
Hasilnya menunjukkan pola yang jelas. Pegunungan Alpen bisa mencapai laju puncak kehilangan sedini 2033 sampai 2041, sementara puncak global terjadi sekitar sepuluh tahun kemudian. Pada skenario pemanasan +1.5° C puncak global diperkirakan sekitar 2041, dengan kira-kira 2,000 gletser lenyap dalam satu tahun. Pada +4° C puncak bergeser ke sekitar 2055 dan naik menjadi sekitar 4,000 gletser per tahun.
Untuk Alpen skenario berbeda menghasilkan sisa gletser yang sangat berbeda pada 2100: jika kebijakan saat ini mengarah pada +2.7° C hanya sekitar 110 gletser yang tersisa di Eropa Tengah (sekitar 3% dari sekarang), dan pada +4° C angka itu turun menjadi sekitar 20. Di bawah target Paris sebesar +1.5° C sekitar 12% (kira-kira 430 dari ~3,000 pada 2025) akan tetap ada, sementara pada +2° C sekitar 8% (sekitar 270) bertahan. Secara global kira-kira 100,000 gletser tersisa pada +1.5° C tetapi hanya sekitar 18,000 pada +4° C.
Studi mencatat bahwa hilangnya gletser sepenuhnya dapat merugikan pariwisata dan budaya lokal meskipun kontribusinya terhadap kenaikan permukaan laut kecil. Para peneliti, termasuk Daniel Farinotti, menekankan mendesaknya tindakan iklim yang ambisius dan menyarankan agar garis waktu ini membantu pembuat kebijakan, komunitas, perencana pariwisata, dan pengelola bahaya mempersiapkan diri. Mereka juga mendukung proyek seperti Global Glacier Casualty List untuk menjaga nama dan kisah gletser yang hilang seperti Birch dan Pizol tetap hidup.
Kata-kata sulit
- gletser — massa es besar yang bergerak di gunung
- memetakan — membuat peta atau menggambarkan distribusi sesuatu
- kepunahan — kehilangan atau lenyapnya seluruh populasi sesuatukepunahannya
- skenario — perkiraan atau gambaran kemungkinan masa depan
- pemanasan — kenaikan suhu rata-rata di atmosfer atau bumi
- kebijakan — aturan atau keputusan resmi dari pemerintah atau organisasi
- mempersiapkan — mengatur atau membuat siap menghadapi sesuatu nanti
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana hasil studi ini bisa mempengaruhi perencanaan pariwisata di daerah pegunungan? Berikan alasan.
- Mengapa para peneliti menekankan perlunya tindakan iklim yang lebih ambisius berdasarkan temuan mereka?
- Bagaimana daftar seperti Global Glacier Casualty List dapat membantu komunitas dan perencana lokal menurut teks?
Artikel terkait
Wabah Kolera Meluas di Semua Negara Bagian Sudan
Wabah kolera yang mulai pada Juli 2024 telah menyebar ke 133 wilayah di semua 18 negara bagian Sudan dengan lebih dari 105,000 kasus dan lebih dari 2,600 kematian. Musim hujan dan perpindahan penduduk memperburuk situasi dan dana darurat dibutuhkan.
Siklon Ditwah Hantam Sri Lanka
Siklon Ditwah melanda Sri Lanka bulan lalu dan menyebabkan kerusakan luas serta korban jiwa. Ahli mengatakan dampak lebih besar karena peringatan dan aturan penggunaan lahan tidak dipatuhi, sehingga perlu pemulihan berbasis ilmu dan perencanaan lebih baik.