Sebuah studi internasional yang melibatkan ETH Zurich, lembaga riset WSL dan universitas lain melaporkan kapan dan berapa banyak gletser yang mungkin hilang hingga 2100. Peneliti menggeser fokus dari jumlah massa es ke jumlah gletser dan waktu hilangnya. Hasil menunjukkan beberapa wilayah dapat kehilangan sebagian besar gletser dalam beberapa dekade.
Untuk Alpen, puncak laju kehilangan dapat terjadi sedini 2033 sampai 2041. Secara global para peneliti menyebut momen itu "Peak Glacier Extinction" — tahun ketika gletser paling banyak menghilang. Pada skenario pemanasan +1.5° C puncak global diperkirakan sekitar 2041, dan pada +4° C puncak bergeser ke sekitar 2055 dengan angka kehilangan yang lebih tinggi.
Studi juga menunjukkan perbedaan besar pada sisa gletser tergantung skenario pemanasan. Para peneliti menekankan perlunya tindakan iklim yang ambisius dan menyarankan agar pembuat kebijakan dan perencana pariwisata mempersiapkan dampak sosial dan ekonomi dari hilangnya gletser.
Kata-kata sulit
- gletser — massa es yang menumpuk dan bergerak perlahan
- hilang — berakhirnya keberadaan sesuatu; tidak ada lagimenghilang
- puncak — titik atau waktu tertinggi dalam suatu proses
- laju — kecepatan perubahan atau perkembangan sesuatu
- skenario pemanasan — perkiraan kondisi pemanasan global di masa depan
- pembuat kebijakan — orang atau kelompok yang membuat keputusan publik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Teks menyebutkan perlunya tindakan iklim yang ambisius. Tindakan apa yang menurut Anda bisa diambil pemerintah atau masyarakat untuk membantu melindungi gletser?
- Bagaimana hilangnya gletser bisa mempengaruhi pariwisata dan ekonomi daerah pegunungan di negara Anda atau yang Anda kenal? Beri dua contoh dampak.
- Studi memperkirakan puncak kehilangan pada waktu yang berbeda tergantung skenario pemanasan. Mengapa penting bagi perencana pariwisata dan pembuat kebijakan mengetahui waktu itu?
Artikel terkait
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.
Kutu Manusia dan Wabah Pes di Madagascar
Wabah pes masih terjadi di beberapa negara, terutama Madagascar. Penelitian menemukan kutu manusia (Pulex irritans) berperan dalam penyebaran dan mengaitkan infestasi kutu dengan kebiasaan rumah tangga serta penggunaan insektisida yang berisiko.
Pengurangan Polusi di Asia Timur Mempercepat Pemanasan Global
Studi baru menghubungkan berkurangnya polusi aerosol di Asia Timur, terutama China, dengan percepatan pemanasan permukaan global sejak sekitar 2010. Penelitian dan laporan cuaca menunjukkan dampak regional dan kebutuhan dana untuk adaptasi.