- Gletser mencair di banyak gunung di seluruh dunia.
- Para ilmuwan internasional bekerja sama dalam studi baru ini.
- Studi itu menunjukkan kapan gletser bisa hilang.
- Alpen bisa kehilangan banyak gletser sangat cepat.
- Wilayah dekat ekuator dan elevasi rendah sangat berisiko.
- Lebih dari separuh gletser di beberapa daerah bisa hilang.
- Kehilangan gletser memengaruhi pariwisata dan budaya lokal.
- Peneliti mengatakan perlu tindakan iklim yang lebih kuat.
- Ada proyek untuk menyimpan nama gletser yang hilang.
Kata-kata sulit
- gletser — lapisan es besar di pegunungan atau kutub
- mencair — berubah dari es menjadi air karena panas
- ilmuwan — orang yang bekerja dengan penelitian sains
- elevasi — tinggi tempat di atas permukaan laut
- pariwisata — kegiatan orang yang berkunjung untuk liburan
- memengaruhi — menyebabkan perubahan pada sesuatu atau orang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda melihat gletser?
- Apakah Anda khawatir tentang hilangnya gletser?
- Menurut Anda, perlu tindakan iklim yang lebih kuat?
Artikel terkait
Wabah Kolera Meluas di Semua Negara Bagian Sudan
Wabah kolera yang mulai pada Juli 2024 telah menyebar ke 133 wilayah di semua 18 negara bagian Sudan dengan lebih dari 105,000 kasus dan lebih dari 2,600 kematian. Musim hujan dan perpindahan penduduk memperburuk situasi dan dana darurat dibutuhkan.
Siklon Ditwah Hantam Sri Lanka
Siklon Ditwah melanda Sri Lanka bulan lalu dan menyebabkan kerusakan luas serta korban jiwa. Ahli mengatakan dampak lebih besar karena peringatan dan aturan penggunaan lahan tidak dipatuhi, sehingga perlu pemulihan berbasis ilmu dan perencanaan lebih baik.
Kutu Manusia dan Wabah Pes di Madagascar
Wabah pes masih terjadi di beberapa negara, terutama Madagascar. Penelitian menemukan kutu manusia (Pulex irritans) berperan dalam penyebaran dan mengaitkan infestasi kutu dengan kebiasaan rumah tangga serta penggunaan insektisida yang berisiko.
Perubahan Iklim Memperparah Konflik di Mali
Mali sangat rentan terhadap perubahan iklim; antara 1970 dan 2020 terjadi banyak guncangan iklim. Kekeringan, kerusakan lahan dan perekrutan oleh kelompok ekstremis memicu konflik, sementara program lokal dan rekomendasi internasional mendorong ketahanan.