Di Namibia, para peneliti mengembangkan hidrogen hijau untuk pertanian. Ini bertujuan untuk menanam sayuran di gurun. Proyek ini ingin menjadi desa Net Zero pertama di Afrika. Desa ini menggunakan energi terbarukan untuk memproduksi pupuk.
Sayuran ditanam dengan sistem hidroponik. Ini artinya mereka tidak menggunakan tanah. Dengan metode ini, hasil panen bisa tinggi dan membantu keamanan pangan.
Kata-kata sulit
- hidrogen hijau — gas yang dibuat dengan energi terbarukan
- hidroponik — cara menanam tanaman tanpa menggunakan tanah
- energi terbarukan — energi dari sumber yang tidak habis
- pupuk — bahan untuk membantu pertumbuhan tanaman
- gurun — daerah sangat kering dengan sedikit tumbuhan
- keamanan pangan — kepastian orang mendapat makanan yang cukup
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah makan sayuran hidroponik? Ceritakan singkat.
- Menurutmu, apa manfaat desa Net Zero untuk lingkungan?
- Bagaimana energi terbarukan bisa membantu pertanian di daerah kering?
Artikel terkait
Ghana Perdagangkan Kredit Karbon ke Swiss
Ghana menjadi negara Afrika pertama yang memperdagangkan kredit karbon di bawah Article 6.2 Perjanjian Paris. Pada 8 July negara itu mentransfer 11,733 tonnes pengurangan emisi ke Swiss dari proyek kompor bersih yang didukung oleh KliK Foundation.
Suara Masyarakat Adat dan Sipil di COP30 Belém
COP30 di Belém menonjol karena kehadiran masyarakat sipil dan kenaikan partisipasi masyarakat adat. Konferensi mengakui hak teritorial adat dan meluncurkan inisiatif dana hutan, sementara aksi jalan dan pawai besar menyuarakan tuntutan sosial.
Bahan Aktif Pestisida yang Dilarang di UE Dipakai di Amerika Latin
Sebuah studi menemukan hampir separuh bahan aktif pestisida yang disetujui untuk tanaman utama di delapan negara Amerika Latin dilarang atau tidak disetujui di Uni Eropa. Penulis minta larangan dan pengawasan lebih kuat.
Teknologi Magnet untuk Mengatasi Arsenik di India
Dua saudara dari Bihar mengembangkan metode magnetik tanpa bahan kimia (METAL) untuk menghilangkan arsenik dari air tanah. Teknologi itu menjadi produk MARU, sudah memurnikan air dan mendapat pengakuan nasional sebelum masuk pasar komersial.