Tim peneliti mengembangkan filter udara dari bahan nanofiber karbon yang menangkap karbon dioksida (CO2) di dalam bangunan. Hasil penelitian ini dipublikasikan di sebuah jurnal ilmiah. Analisis awal menunjukkan filter ini efektif mengurangi emisi yang terkait dengan ventilasi.
Filter mengurangi kebutuhan sistem ventilasi untuk memasukkan udara luar. Akibatnya pemanas dan pendingin bekerja lebih sedikit dan tagihan energi bisa turun. Material filter dirancang agar pas pada sistem HVAC yang ada dan dapat digunakan ulang, bukan dibuang seperti beberapa filter saat ini.
Para peneliti membayangkan pengumpulan filter yang jenuh dari rumah dan gedung komersial untuk dibawa ke fasilitas pusat. Di sana CO2 dapat dipusatkan, disimpan, atau diubah menjadi bahan lain. Regenerasi harus memakai energi terbarukan agar proses tetap menguntungkan bagi iklim.
Kata-kata sulit
- nanofiber — serat sangat tipis pada skala nanonanofiber karbon
- karbon dioksida — gas yang dihasilkan pernapasan dan pembakaran
- ventilasi — perpindahan atau peredaran udara dalam ruangansistem ventilasi
- emisi — zat atau gas yang dilepaskan ke udara
- tagihan — jumlah uang yang harus dibayar untuk energitagihan energi
- regenerasi — proses mengembalikan fungsi atau kondisi awal
- energi terbarukan — tenaga dari sumber alam yang dapat diperbarui
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu ingin memasang filter seperti ini di rumahmu? Mengapa atau mengapa tidak?
- Di rumahmu, apa yang biasanya kamu lakukan untuk mengurangi penggunaan pemanas atau pendingin?
- Mengapa menurutmu penting memakai energi terbarukan untuk proses regenerasi?
Artikel terkait
Media Sosial: Manfaat dan Risiko Informasi
Media sosial memberi dukungan dan informasi, tetapi juga menyebarkan ujaran kebencian, kebohongan, dan bahaya nyata. Perubahan kebijakan dan teknologi—termasuk keputusan Meta Januari 2025 dan AI generatif—memperbesar manfaat sekaligus risiko.
Sensor Rumah dan AI Pantau Perubahan Kesehatan pada Pasien ALS
Tim di University of Missouri menguji sistem yang menggabungkan sensor rumah dan kecerdasan buatan untuk melacak perubahan fungsi sehari-hari pada pasien ALS. Tujuannya mendeteksi masalah lebih awal dan membantu tindakan klinis cepat.