- Ada database baru tentang pengambilan air nasional.
- Database ini melacak siapa yang mengambil air.
- Informasi itu berlaku untuk seluruh wilayah Amerika Serikat.
- Database dibuat oleh peneliti dan mahasiswa doktoral.
- Mereka mencatat sumber air seperti sungai, danau, dan akuifer.
- Data mencakup air tanah dan air permukaan.
- Irigasi pertanian adalah salah satu pengguna utama.
- Pembangkit listrik menarik volume air paling besar setiap tahun.
- Tidak semua pengambilan diukur langsung dengan meter.
- Database tersedia untuk umum dan dipublikasikan.
Kata-kata sulit
- database — kumpulan data yang disimpan secara teratur
- melacak — mencari dan mengikuti informasi atau jejak
- wilayah — daerah atau area di peta
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- akuifer — lapisan tanah yang menyimpan air bawah tanah
- irigasi — pengairan lahan untuk menanam tanaman
- pembangkit listrik — tempat menghasilkan tenaga listrik untuk penggunaan umum
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah melihat sungai atau danau?
- Apakah kamu pernah menggunakan air untuk berkebun?
- Di rumahmu, siapa yang memakai air paling banyak?
Artikel terkait
Pusat Data, AI, dan Tekanan Terhadap Pasokan Air di Batam
Pertumbuhan AI mendorong pembangunan pusat data di Indonesia dan kebutuhan infrastruktur. Di Batam, banyak fasilitas baru memicu kekhawatiran tentang pasokan air dan protes warga; pembuat kebijakan mendapat tekanan untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan keberlanjutan.
Kebijakan Lingkungan dan Ketidaksetaraan Roma di Bulgaria
Elana Resnick, seorang antropolog, menulis bahwa kebijakan lingkungan di Eropa kadang memperdalam ketidaksetaraan rasial. Ia meneliti komunitas Roma di Bulgaria dan menemukan hubungan antara pekerjaan sampah dan stigma sosial.
Peningkatan Permintaan Listrik dari Pusat Data Bisa Naikkan Harga dan Emisi
Studi memperingatkan bahwa pertumbuhan pusat data dan penambangan kriptokurensi dapat menaikkan biaya listrik dan emisi di Amerika Serikat pada 2030. Peneliti memodelkan permintaan dan memproyeksikan kenaikan harga serta emisi, serta menyoroti ketidakpastian biaya dan bahan bakar.