Peneliti mengembangkan cara mengamati jam pada janin dengan memakai tikus yang direkayasa secara genetik. Mereka menandai protein jam dengan luciferase, yaitu protein yang memancarkan cahaya. Ketika pejantan yang membawa protein bertanda dikawinkan dengan betina normal, janin membawa protein itu sementara ibu tidak.
Para peneliti memberi bahan dalam minuman agar luciferase menyala, lalu kamera merekam cahaya dari janin. Mereka menemukan ritme siang-malam pada anak tikus yang tersinkronisasi dengan siklus ibu pada minggu terakhir kehamilan, yang setara dengan trimester ketiga manusia. Hasil ini menunjukkan ibu mengirim isyarat waktu kepada jam janin.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- janin — bayi yang sedang berkembang dalam kandungan
- merekayasa — mengubah sifat organisme dengan metode ilmiahdirekayasa
- luciferase — protein yang dapat memancarkan cahaya
- ritme — pola perubahan yang terjadi secara berulang
- siklus — urutan kejadian yang berulang dalam waktu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa para peneliti memberi bahan dalam minuman tikus? Jelaskan singkat.
- Apakah menurutmu ibu juga mengirim isyarat waktu kepada janin manusia? Mengapa?
Artikel terkait
Pemanis Non-nutritif dan Kontrol Gula Darah
Tinjauan baru dari peneliti di Tufts menggabungkan uji klinis dan studi observasional untuk menilai efek pemanis non-nutritif pada gula darah. Temuan menunjukkan tanda-tanda perubahan metabolik dan mendorong kehati-hatian serta penelitian lebih lanjut.