LingVo.club
Level
Merokok kanabis dan diet olahan tingkatkan risiko masalah jantung — Level A2 — a pile of green leafy vegetables on a blue background

Merokok kanabis dan diet olahan tingkatkan risiko masalah jantungCEFR A2

24 Nov 2025

Diadaptasi dari U. South Florida, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Monika Borys, Unsplash

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
96 kata

Studi yang dipublikasikan di jurnal Life Sciences meneliti hemp, yaitu bentuk kanabis dengan CBD dan sedikit THC. Para peneliti meneliti bagaimana merokok hemp berinteraksi dengan diet olahan yang kaya omega-6 dari minyak biji.

Dalam percobaan lima hari, hewan diuji dan diserang asap dua kali sehari. Para peneliti menemukan senyawa kanabis dalam organ dalam dua jam dan jumlah besar menumpuk di beberapa jaringan seperti jantung, paru-paru, otak dan limpa. Hasilnya, kanabis yang dihirup melemahkan fungsi jantung dan menyebabkan peradangan. Diet olahan tinggi minyak biji mengurangi kemampuan sistem kekebalan melawan peradangan dibandingkan diet tanpa makanan olahan.

Kata-kata sulit

  • merokokMengambil asap dari rokok atau ganja.
    merokok ganja
  • makananSuatu yang dimakan untuk nutrisi.
    makanan olahan, makanan seperti ini
  • berbahayaDapat menyebabkan kerugian atau masalah.
  • sistemBagian yang bekerja sama dalam suatu fungsi.
    sistem kekebalan tubuh
  • infeksiMasuknya kuman yang dapat membuat kita sakit.
  • peradanganReaksi tubuh terhadap luka atau infeksi.
  • penelitiOrang yang mencari tahu atau melakukan penelitian.

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Mengapa merokok ganja dianggap berbahaya?
  • Bagaimana makanan olahan dapat mempengaruhi kesehatan?
  • Apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan jantung?

Artikel terkait

Menjaga kebiasaan sehat saat liburan — Level A2
9 Des 2025

Menjaga kebiasaan sehat saat liburan

Liburan sering mengganggu rutinitas kesehatan. Seorang peneliti di Virginia Tech menyarankan cara realistis seperti menumpuk kebiasaan, membuat permainan, melibatkan orang lain, dan menerima perubahan waktu untuk menjaga kesejahteraan.