Penelitian baru menunjukkan bahwa pengalaman diskriminasi sehari-hari dapat meninggalkan jejak pada sistem imun. Efek ini terkait dengan tanda penuaan biologis dan kesehatan yang memburuk.
Para peneliti menggunakan survei dan sampel darah dari 6.337 orang dewasa AS usia 50 tahun ke atas yang ikut dalam Health and Retirement Study. Mereka menemukan peningkatan beberapa jenis sel imun yang lebih tua dan kelelahan, sementara sel imun yang lebih muda tidak meningkat. Para peneliti menyimpulkan bahwa diperlukan studi lanjutan untuk memahami bagaimana tekanan sosial memengaruhi biologi imun secara lengkap.
Kata-kata sulit
- diskriminasi — perlakuan tidak adil karena perbedaan orang
- jejak — peninggalan atau tanda yang tertinggal pada tubuh
- sistem imun — bagian tubuh yang melindungi dari penyakit
- penuaan biologis — proses tubuh menua secara biologis dan fungsi menurun
- sampel darah — bagian darah yang diambil untuk pemeriksaan laboratorium
- sel imun — sel dalam tubuh yang melawan infeksi dan penyakit
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah melihat atau mengalami diskriminasi sehari-hari? Ceritakan singkat.
- Menurut kamu, mengapa tekanan sosial bisa memengaruhi kesehatan seseorang?
- Apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengurangi efek buruk diskriminasi pada kesehatan?
Artikel terkait
Vaksin Shingles Terkait Risiko Demensia Lebih Rendah
Studi menemukan orang dewasa lanjut usia yang menerima vaksin shingles (RZV/Shingrix) memiliki kemungkinan lebih rendah didiagnosis demensia dalam empat tahun. Peneliti menganalisis data Medicare dan catatan kesehatan elektronik dari 2017 sampai 2022.
Paparan PM2.5 Sebelum Operasi Tingkatkan Risiko Komplikasi
Penelitian di Wasatch Front (Utah) menemukan paparan PM2.5 tinggi pada minggu sebelum operasi terkait peningkatan komplikasi pascaoperasi. Studi menganalisis hampir 50.000 operasi dan menggunakan data sensor EPA, tingkat negara, serta satelit.
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.