Penelitian memeriksa limbah dari empat kota besar di India: Delhi, Mumbai, Kolkata dan Chennai. Para peneliti mengambil sampel limbah dan melihat jenis mikroba serta gen yang membuat bakteri tahan obat.
Hasil menunjukkan banyak gen resistensi di keempat kota meskipun jumlah bakteri berbeda-beda. Para ahli menunjuk penggunaan antibiotik yang tinggi dan sanitasi yang buruk sebagai penyebab. Pemerintah memiliki rencana nasional 2025 dan ingin memperluas pengawasan limbah untuk memetakan tren resistensi.
Kata-kata sulit
- limbah — sisa atau bahan buangan dari aktivitas manusia
- mikroba — organisme sangat kecil, termasuk bakteri dan jamur
- gen — bagian dalam sel yang menyimpan informasi keturunan
- resistensi — kemampuan organisme bertahan terhadap obat atau antibiotik
- antibiotik — obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri
- sanitasi — kondisi kebersihan lingkungan dan layanan kesehatan umum
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah di kotamu sanitasi cukup baik? Jelaskan singkat.
- Mengapa menurut kamu penting memetakan tren resistensi dari limbah?
- Tindakan sederhana apa yang bisa membantu mengurangi resistensi antibiotik?
Artikel terkait
Kekerasan Terkait Peningkatan Penggunaan Tembakau pada Remaja
Penelitian menemukan hubungan kuat antara paparan berbagai bentuk kekerasan dan peningkatan penggunaan rokok serta rokok elektronik pada remaja. Para peneliti menyarankan penilaian dan pencegahan kekerasan untuk mengurangi penggunaan tembakau.
Debu berlian bukan pilihan untuk mendinginkan Bumi
Penelitian dari Washington University menunjukkan debu berlian sintetik yang dibuat lewat sintesis detonasi menyerap lebih banyak panas daripada memantulkan cahaya. Para peneliti menyimpulkan material ini tidak cocok untuk stratospheric aerosol injection (SAI).
Senyawa Baru di ETH Zurich Lambatkan Gejala Alzheimer pada Tikus
Tim di ETH Zurich, dipimpin Ursula Quitterer, menemukan senyawa yang mencegah penggumpalan enzim GRK2 dan melambatkan gejala Alzheimer pada tikus. Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal Cell Reports Medicine dan kini sedang dicari pengembang industri.