LingVo.club
📖+40 XP
🎧+25 XP
+45 XP
Kekerasan Terkait Peningkatan Penggunaan Tembakau pada Remaja (Level B2) — a group of cigarettes sitting on top of a wooden table

Kekerasan Terkait Peningkatan Penggunaan Tembakau pada RemajaCEFR B2

30 Mei 2026

Diadaptasi dari Brown University, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Haim Charbit, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
5 mnt
251 kata

Studi yang diterbitkan di Substance Use & Misuse ini menelaah keterkaitan antara paparan berbagai bentuk kekerasan dan penggunaan rokok serta rokok elektronik pada remaja. Penelitian dilakukan oleh Nicole Haderlein sebagai bagian dari tesis master of public health di Brown University, dengan Alexander Sokolovsky sebagai penulis senior. Peneliti menganalisis data dari Youth Risk Behavior Surveillance System milik Centers for Disease Control, yang mencakup siswa laki-laki dan perempuan pada dua periode waktu. Masing-masing bentuk kekerasan diukur secara terpisah, dan para peneliti juga menilai efek gabungan ketika remaja terekspos pada beberapa bentuk kekerasan.

Temuan utama meliputi frekuensi pengalaman kekerasan—sekitar satu dari lima melaporkan perundungan, sekitar 15% melaporkan perundungan siber, dan 5% melaporkan kekerasan seksual atau kekerasan dalam rumah tangga—serta hubungan konsisten antara setiap bentuk paparan kekerasan dan peningkatan frekuensi penggunaan rokok dan rokok elektronik dalam 30 hari terakhir. Para peneliti mencatat adanya efek dosis-respons: risiko penggunaan tembakau meningkat seiring jumlah jenis kekerasan yang dialami.

Analisis menurut jenis kelamin menunjukkan perbedaan temporal. Pada 2021, kaitan antara paparan kekerasan dan penggunaan rokok dalam 30 hari terakhir lebih kuat pada anak laki-laki dibanding perempuan; namun pada 2023 tidak ditemukan perbedaan berdasarkan jenis kelamin untuk penggunaan rokok atau rokok elektronik. Para penulis menekankan implikasi praktis: tenaga medis, guru, konselor sekolah, dan pekerja perawatan disarankan untuk secara rutin menilai paparan kekerasan dan risiko tembakau. Mereka menyimpulkan bahwa program pencegahan kekerasan, deteksi dini, dan intervensi yang menargetkan remaja dapat efektif mengurangi penggunaan tembakau, dan bahwa pencegahan kekerasan juga dapat berfungsi sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan zat.

Kata-kata sulit

  • menelaahmempelajari sesuatu secara teliti dan sistematis
  • keterkaitanhubungan antara dua atau lebih hal
  • paparankontak dengan zat atau situasi berbahaya
  • perundunganperlakuan kasar atau menyakiti secara terus-menerus
  • perundungan siberperlakuan kasar melalui internet atau pesan digital
  • dosis-responshubungan antara jumlah paparan dan efeknya
  • intervensitindakan atau program untuk mengatasi masalah
  • deteksi dinipencarian atau pengenalan masalah sejak awal
  • penyalahgunaan zatpemakaian bahan terlarang atau berbahaya secara berlebihan
  • implikasiakibat atau konsekuensi yang perlu dipertimbangkan
    implikasi praktis

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana program pencegahan kekerasan di sekolah dapat membantu mengurangi penggunaan rokok pada remaja? Berikan contoh tindakan konkret.
  • Apa tantangan yang mungkin dihadapi tenaga pendidik saat menilai paparan kekerasan dan risiko tembakau secara rutin?
  • Menurut Anda, tindakan pencegahan mana yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan zat di kalangan remaja? Jelaskan alasan singkat.

Artikel terkait

Cara Mendapatkan Tidur Terbaik (Level B2)
26 Mar 2026

Cara Mendapatkan Tidur Terbaik

Kimberly Fenn, seorang profesor psikologi, menjelaskan kesalahpahaman umum tentang tidur dan memberi langkah praktis untuk meningkatkan kualitas tidur. Tulisan itu dimuat di Futurity dan ditujukan untuk pembaca umum.