Studi yang diterbitkan di Substance Use & Misuse ini menelaah keterkaitan antara paparan berbagai bentuk kekerasan dan penggunaan rokok serta rokok elektronik pada remaja. Penelitian dilakukan oleh Nicole Haderlein sebagai bagian dari tesis master of public health di Brown University, dengan Alexander Sokolovsky sebagai penulis senior. Peneliti menganalisis data dari Youth Risk Behavior Surveillance System milik Centers for Disease Control, yang mencakup siswa laki-laki dan perempuan pada dua periode waktu. Masing-masing bentuk kekerasan diukur secara terpisah, dan para peneliti juga menilai efek gabungan ketika remaja terekspos pada beberapa bentuk kekerasan.
Temuan utama meliputi frekuensi pengalaman kekerasan—sekitar satu dari lima melaporkan perundungan, sekitar 15% melaporkan perundungan siber, dan 5% melaporkan kekerasan seksual atau kekerasan dalam rumah tangga—serta hubungan konsisten antara setiap bentuk paparan kekerasan dan peningkatan frekuensi penggunaan rokok dan rokok elektronik dalam 30 hari terakhir. Para peneliti mencatat adanya efek dosis-respons: risiko penggunaan tembakau meningkat seiring jumlah jenis kekerasan yang dialami.
Analisis menurut jenis kelamin menunjukkan perbedaan temporal. Pada 2021, kaitan antara paparan kekerasan dan penggunaan rokok dalam 30 hari terakhir lebih kuat pada anak laki-laki dibanding perempuan; namun pada 2023 tidak ditemukan perbedaan berdasarkan jenis kelamin untuk penggunaan rokok atau rokok elektronik. Para penulis menekankan implikasi praktis: tenaga medis, guru, konselor sekolah, dan pekerja perawatan disarankan untuk secara rutin menilai paparan kekerasan dan risiko tembakau. Mereka menyimpulkan bahwa program pencegahan kekerasan, deteksi dini, dan intervensi yang menargetkan remaja dapat efektif mengurangi penggunaan tembakau, dan bahwa pencegahan kekerasan juga dapat berfungsi sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan zat.
Kata-kata sulit
- menelaah — mempelajari sesuatu secara teliti dan sistematis
- keterkaitan — hubungan antara dua atau lebih hal
- paparan — kontak dengan zat atau situasi berbahaya
- perundungan — perlakuan kasar atau menyakiti secara terus-menerus
- perundungan siber — perlakuan kasar melalui internet atau pesan digital
- dosis-respons — hubungan antara jumlah paparan dan efeknya
- intervensi — tindakan atau program untuk mengatasi masalah
- deteksi dini — pencarian atau pengenalan masalah sejak awal
- penyalahgunaan zat — pemakaian bahan terlarang atau berbahaya secara berlebihan
- implikasi — akibat atau konsekuensi yang perlu dipertimbangkanimplikasi praktis
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana program pencegahan kekerasan di sekolah dapat membantu mengurangi penggunaan rokok pada remaja? Berikan contoh tindakan konkret.
- Apa tantangan yang mungkin dihadapi tenaga pendidik saat menilai paparan kekerasan dan risiko tembakau secara rutin?
- Menurut Anda, tindakan pencegahan mana yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan zat di kalangan remaja? Jelaskan alasan singkat.
Artikel terkait
El Salvador dan DoctorSV: AI untuk layanan kesehatan
Pemerintah El Salvador menggunakan kecerdasan buatan untuk memodernisasi layanan publik. Aplikasi telemedis DoctorSV dikembangkan sejak 2025 dan mendapat dukungan dari beberapa mitra, namun muncul kekhawatiran soal layanan, privasi, dan tenaga medis.
Lemak beige pengatur tekanan darah
Penelitian menemukan bahwa kehilangan identitas lemak beige membuat pembuluh darah kaku dan menaikkan tekanan darah. Studi pada tikus menunjukkan enzim dari lemak yang berubah memicu perubahan jaringan vaskular dan memberi petunjuk target terapi baru.
PAHO Terbitkan Panduan untuk Mengobati Tungiasis
PAHO menerbitkan panduan berbasis bukti untuk pengobatan tungiasis. Panduan merekomendasikan dimethicone viskositas rendah, menentang pencabutan manual tidak aseptik, dan mengingatkan perlunya tindakan klinis, komunitas, dan lingkungan.
Undangan Acara Sosial Bisa Bantu atau Membebani Karyawan
Penelitian menemukan undangan untuk acara setelah jam kerja berdampak berbeda pada karyawan: beberapa merasa lebih terhubung, sedangkan yang pemalu sering merasa cemas dan tertekan. Waktu dan cara mengundang juga memengaruhi kinerja.