- Tim di University of Missouri menguji sistem baru di rumah.
- Sistem memakai sensor rumah dan kecerdasan buatan untuk memantau.
- Sensor mengamati gerak, pola berjalan, dan tidur.
- ALS merusak sel saraf yang mengontrol gerakan otot.
- Penyakit ini membuat lemah dan sulit bicara serta menelan.
- Sensor mengirim sinyal secara nirkabel lewat dua kotak kecil.
- Sistem mengirim data ke universitas untuk dianalisis.
- Kecerdasan buatan membantu memperkirakan skor pada ALSFRS-R.
- Keluarga peserta melaporkan rasa keterhubungan dan ketenangan pikiran.
Kata-kata sulit
- sensor — alat yang mendeteksi kejadian di sekitar
- kecerdasan buatan — program komputer yang bisa belajar dan bekerja
- mengamati — melihat atau mencatat sesuatu dengan perhatian
- sel saraf — sel tubuh yang mengirim pesan di otak
- nirkabel — tanpa kabel lewat sinyal udara
- ketenangan pikiran — rasa tenang dan tidak khawatir
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda nyaman dengan sensor di rumah?
- Apakah Anda ingin sistem seperti ini di rumah Anda?
- Apakah Anda memakai teknologi di rumah setiap hari?
Artikel terkait
Tambalan Mikronada untuk Memulihkan Jantung Setelah Serangan Jantung
Para peneliti mengembangkan tambalan biodegradable dengan mikronada yang melepaskan interleukin-4 (IL-4) langsung ke permukaan jantung. Pendekatan ini mengubah makrofag menjadi penyembuh, mengurangi jaringan parut, dan menjaga pengobatan tetap lokal.
Peneliti Mengamati Virus Flu Masuk ke Sel Hidup
Peneliti dari Swiss dan Jepang mengembangkan metode mikroskopi baru, ViViD-AFM, untuk melihat bagaimana virus influenza masuk ke sel manusia hidup. Mereka menemukan sel aktif menangkap virus dan metode ini berguna untuk riset obat dan vaksin.
Dry January: Istirahat Minum Alkohol Sebulan
Setiap Januari jutaan orang mengikuti Dry January dan berhenti minum alkohol selama 31 hari. Orang ikut karena alasan kesehatan, dukungan komunitas lewat media sosial, dan tujuan yang jelas, tapi ada juga kekhawatiran dan saran profesional.
Pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" pada olahraga
Peneliti menemukan bahwa pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" membuat orang meninggalkan rencana olahraga. Studi ini mengidentifikasi empat unsur pola pikir itu dan memberi saran berpikir ulang agar orang lebih konsisten berolahraga.
Tangan bionik dengan kecerdasan buatan untuk genggaman alami
Peneliti University of Utah memasang sensor dan kecerdasan buatan pada prostesis sehingga tangan bionik berperilaku lebih mirip tangan asli. Hasilnya genggaman lebih aman, presisi bertambah, dan banyak tugas sehari-hari bisa dilakukan tanpa latihan lama.