Platform media sosial membuat berbagi konten menjadi sangat cepat. Algoritme sering mempromosikan unggahan yang sensasional, sehingga misinformasi mudah menyebar. Para peneliti memperingatkan tentang masalah ini.
Peneliti dari University of Copenhagen mengusulkan cara sederhana: menambah sedikit kesulitan saat berbagi. Studi mereka dipublikasikan di jurnal npj Complexity. Mereka menjelaskan ide menambahkan jeda kecil agar "orang berpikir lebih dulu sebelum mengklik tombol".
Tim membuat model komputer yang mensimulasikan platform seperti X, Bluesky, dan Mastodon. Model menunjukkan bahwa menambah gesekan digital mengurangi jumlah kali unggahan dibagikan. Kombinasi jeda dan langkah pembelajaran, seperti pop-up atau kuis singkat, tampak membantu meningkatkan kualitas unggahan yang dibagikan. Langkah selanjutnya adalah menguji ide ini di dunia nyata.
Kata-kata sulit
- algoritme — aturan komputer yang memilih konten untuk ditampilkan
- misinformasi — informasi salah atau menyesatkan yang beredar
- peneliti — orang yang melakukan penelitian atau studi kecil
- jeda — waktu singkat berhenti sebelum melakukan sesuatu
- gesekan digital — hambatan kecil dalam antarmuka online saat berbagi
- unggahan — konten yang diunggah ke platform online
- pop-up — jendela kecil muncul di layar komputer atau ponsel
- kuis — pertanyaan singkat untuk menguji pengetahuan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah melihat misinformasi di media sosial? Ceritakan singkat.
- Bagaimana perasaan Anda tentang jeda kecil sebelum membagikan posting?
- Menurut Anda, apakah pop-up atau kuis singkat bisa membantu mengurangi penyebaran misinformasi? Mengapa?
Artikel terkait
SEWA: Sistem Peringatan Dini Satelit untuk Afrika
SEWA, sistem peringatan dini berbasis satelit, diluncurkan pada forum tingkat tinggi di Windhoek untuk memperkuat peringatan cuaca dan iklim. Sistem ini meningkatkan akses data dan membangun kapasitas untuk pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas rentan.
Remaja di Hong Kong Menggunakan Chatbot sebagai Teman Emosional
Laporan 12 Oktober 2025 menunjukkan remaja di Hong Kong memakai chatbot seperti Xingye dan Character.AI untuk dukungan emosional. Para ahli peringatkan risiko, dan beberapa pengembang mencoba membuat alat yang lebih aman.
Model Fisika Baru untuk Meningkatkan Ketajaman MRI
Peneliti di Rice University dan Oak Ridge National Laboratory mengembangkan model fisika baru yang menghubungkan gerak molekul dengan sinyal MRI klinis. Studi ini menjelaskan relaksasi NMR dalam cairan dan diuji pada frekuensi MRI klinis.
Tungku Pengasapan Modern Kurangi Kerugian Ikan di Danau Malawi
Peneliti mengembangkan tungku pengasapan tertutup untuk pengolah ikan di Danau Malawi. Tungku ini memakai lebih sedikit kayu, mempercepat pengasapan, dan dirancang untuk mengurangi kerugian pasca-panen serta membantu pengolah.