📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Remaja di Hong Kong Menggunakan Chatbot sebagai Teman EmosionalCEFR A1
18 Okt 2025
Diadaptasi dari Hong Kong Free Press, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Russel Bailo, Unsplash
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
77 kata
- Hong Kong Free Press menerbitkan laporan pada 12 Oktober 2025.
- Laporan membahas remaja yang memakai chatbot sebagai dukungan.
- Jessica umur 13 tahun berbicara dengan chatbot Xingye.
- Xingye dimodelkan setelah penyanyi Liu Yaowen.
- Jessica bicara tiga sampai empat jam setiap hari.
- Sarah umur 16 tahun menggunakan Character.AI sejak 13.
- Ahli memperingatkan risiko seperti bias konfirmasi dan psikosis.
- Beberapa pengembang membuat chatbot lebih aman dan teruji.
- Karna itu penting ada dukungan manusia juga.
- Beberapa aplikasi memberi peringatan tentang fiksi.
Kata-kata sulit
- remaja — Orang muda yang masih belajar.
- chatbot — Program komputer untuk berbicara dengan kita.
- berbicara — Mengatakan kata-kata kepada orang lain.
- kesepian — Perasaan sendirian dan tidak ada teman.
- dukungan — Bantuan atau dorongan dari orang lain.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurutmu, apakah chatbot bisa menggantikan teman?
- Bagaimana perasaanmu jika berbicara dengan chatbot?
- Pernahkah kamu merasa kesepian? Apa yang kamu lakukan?
Artikel terkait
1 Agu 2025
16 Okt 2024
20 Feb 2026
22 Apr 2026
17 Apr 2026
Indonesia Perketat Aturan Platform Digital
Pemerintah Indonesia memperketat pengaturan platform digital dan menuntut transparansi moderasi konten. Aturan memberi wewenang menghapus konten dan memblokir platform, namun kritik mengatakan ketentuan itu masih kabur dan bisa mengganggu kebebasan berbicara.