Studi baru menunjukkan bahwa sel T di amandel berbeda secara signifikan dibanding sel T yang ditemukan dalam darah. Penelitian dipimpin oleh Naresha Saligrama dari Washington University School of Medicine in St. Louis, dengan kolaborator termasuk peneliti dari University of California, Irvine. Temuan dipublikasikan dalam jurnal Immunity.
Para peneliti memakai sekuensing sel tunggal pada sekitar jutaan sel yang diambil dari amandel dan darah. Sampel berasal dari 10 donor sehat berusia dari bayi hingga orang dewasa. Ketika dibandingkan dalam pasien yang sama, ditemukan perbedaan nyata antara sel T jaringan dan sel T darah.
Studi juga mencatat bahwa sebagian besar sel T hidup di organ limfatik dan jaringan lain, dan beberapa tipe sel T terspesialisasi hampir hanya ditemukan di jaringan. Karena itu, klinisi dan ilmuwan disarankan mempertimbangkan lokasi jaringan saat menilai respons vaksin dan imunoterapi, serta melakukan studi lanjutan pada jaringan lain.
Kata-kata sulit
- sekuensing sel tunggal — metode membaca materi gen pada satu sel
- donor — orang yang memberi jaringan atau sampel biologis
- jaringan — kumpulan sel membentuk bagian tubuh tertentu
- organ limfatik — bagian tubuh yang membantu sistem kekebalan
- imunoterapi — pengobatan yang menggunakan sistem kekebalan tubuh
- respons — reaksi tubuh terhadap infeksi atau vaksin
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurut Anda lokasi jaringan penting saat menilai respons vaksin? Jelaskan singkat.
- Apakah pemeriksaan darah saja cukup untuk menilai sel T dalam tubuh? Berikan alasan.
- Penelitian lanjutan apa yang menurut Anda perlu dilakukan berdasarkan temuan ini?
Artikel terkait
Senyawa pada Ceri Gelap Memperlambat Kanker Payudara
Peneliti melaporkan bahwa antosianin dalam ceri gelap dapat memperlambat pertumbuhan dan penyebaran kanker payudara triple-negatif pada tikus, dan bisa meningkatkan efek kemoterapi. Diperlukan penelitian lebih lanjut tentang keamanan dan penyerapan senyawa ini.
Novartis Mengumumkan GanLum, Obat Malaria Baru
Novartis mengumumkan GanLum, pengobatan malaria baru dengan molekul ganaplacide. Uji akhir menunjukkan hasil kuat dan obat ini mungkin membantu melawan resistensi obat; persetujuan regulasi bisa datang sekitar 16 bulan dan tersedia pada 2027.
Atlas sel memetakan penuaan pada tikus
Studi dari Rockefeller University memetakan perubahan seluler pada 21 organ tikus dengan single-cell ATAC-seq pada hampir 7 juta sel. Hasil menunjukkan banyak subtipe sel, pergeseran populasi, sinkronisasi antar organ, dan perbedaan menurut jenis kelamin.
Studi: Glukometer Murah Bisa Deteksi Hipoglikemia Neonatal
Sebuah studi yang dipimpin Rice360 menguji 11 glukometer portabel untuk melihat apakah alat murah yang biasa dipakai dewasa bisa mengukur gula darah bayi baru lahir dengan benar. Hasil menunjukkan beberapa alat murah andal, sementara yang lain tidak.