- Novartis adalah perusahaan farmasi besar dari Swiss.
- Perusahaan mengumumkan obat malaria baru bernama GanLum.
- GanLum mengandung molekul baru yang disebut ganaplacide.
- Molekul ini bekerja berbeda dari obat antimalaria sekarang.
- Uji akhir melibatkan lebih dari 1,600 pasien malaria.
- Uji dilakukan di dua belas negara sub-Sahara Afrika.
- GanLum diberikan satu sachet sekali sehari selama tiga hari.
- Pengobatan menyembuhkan 97.4 persen peserta uji coba.
- Obat yang lama menyembuhkan 94 persen peserta.
- GanLum juga menargetkan parasit sebelum menular ke nyamuk.
Kata-kata sulit
- obat — Sesuatu yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit.obatnya, obat ini
- malaria — Penyakit yang disebabkan oleh parasit.melawan malaria, penyebaran malaria
- efektif — Memberikan hasil yang baik.
- parasit — Makhluk hidup yang hidup dari makhluk lain.parasit malaria
- bekerja — Melakukan suatu kegiatan atau tugas.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk menemukan obat malaria baru?
- Apa yang kamu ketahui tentang malaria?
- Bagaimana cara mencegah penyebaran malaria?
Artikel terkait
Hubungan Saat Ini Mempengaruhi Ingatan Masa Kecil
Penelitian mengikuti hampir 1.000 orang dewasa yang diwawancarai tiga kali selama dua bulan tentang pengalaman buruk sebelum usia 18. Hasil menunjukkan kualitas hubungan sekarang, terutama dengan orang tua, memengaruhi pelaporan ingatan masa kecil.
Risiko penyakit jantung terkait patah tulang pada wanita pascamenopause
Sebuah studi menemukan hubungan antara risiko kardiovaskular dan patah tulang pada wanita pascamenopause. Penelitian menggunakan skor PREVENT (2024) pada lebih dari 21,000 peserta dan melaporkan hubungan paling kuat untuk patah pinggul.
Reseptor NR4A1 dan kemungkinan manfaat kopi
Penelitian menunjukkan reseptor NR4A1 mungkin menjelaskan bagaimana senyawa dalam kopi melindungi sel dari kerusakan terkait penuaan. Kafein tampaknya bukan pemicu utama, dan studi ini bersifat mekanistik, bukan bukti langsung pada manusia.
Pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" pada olahraga
Peneliti menemukan bahwa pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" membuat orang meninggalkan rencana olahraga. Studi ini mengidentifikasi empat unsur pola pikir itu dan memberi saran berpikir ulang agar orang lebih konsisten berolahraga.