Sejumlah ilmuwan di Tufts mengumpulkan hasil uji klinis acak dan studi observasional untuk melihat efek pemanis non-nutritif pada kesehatan. Mereka membandingkan pemanis dengan pembanding tanpa kalori, seperti air atau plasebo.
Hasil uji klinis pada orang dewasa menunjukkan peningkatan insulin puasa dan HbA1c, serta tanda penurunan sensitivitas insulin. Para peneliti juga menduga perubahan ini bisa terkait mikrobiota usus, karena pemanis berinteraksi dengan mikroba di saluran pencernaan.
Studi observasional umumnya mengaitkan konsumsi pemanis dengan risiko kardiometabolik lebih tinggi, tetapi ada keterbatasan karena orang berisiko mungkin sudah memilih pemanis. Para penulis menyarankan kehati-hatian dan meminta uji acak yang lebih cermat.
Kata-kata sulit
- pemanis — zat yang memberi rasa manis tanpa banyak kaloripemanis non-nutritif
- uji klinis acak — percobaan terkontrol pada manusia dengan pembagian acak
- studi observasional — penelitian yang mengamati orang tanpa mengubahnya
- insulin puasa — kadar hormon insulin saat tidak makan semalaman
- HbA1c — ukuran gula darah rata-rata beberapa bulan
- mikrobiota usus — kumpulan mikroba hidup di saluran pencernaan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut teks, mengapa studi observasional punya keterbatasan?
- Apakah Anda pernah memilih produk dengan pemanis? Mengapa atau mengapa tidak?
- Apakah menurut Anda perlu ada uji acak yang lebih cermat tentang pemanis? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Obat oral baru untuk penyakit tidur: acoziborole disetujui
Acoziborole, obat oral baru untuk penyakit tidur, disetujui oleh regulator Eropa. Uji di Republik Demokratik Kongo dan Guinea menunjukkan keberhasilan hingga 96 persen, dan obat memungkinkan diagnosis serta pengobatan dalam satu kunjungan.
Pengganti Daging Nabati Ubah Lemak dalam ASI dalam Enam Hari
Uji klinis kecil menemukan bahwa mengganti daging sapi dengan pengganti daging nabati mengubah jenis lemak dalam ASI hanya dalam enam hari. Peneliti mengatakan perubahan itu mungkin berpengaruh pada perkembangan otak dan kekebalan bayi.