Seorang tim peneliti mengembangkan semprotan berkabut tanpa jarum untuk mengirim antibiotik langsung ke jaringan yang terinfeksi. Metode ini ingin mengobati infeksi yang kebal obat dan mengurangi risiko kerusakan organ yang kadang terjadi saat obat diberikan lewat aliran darah.
Penelitian ini dipimpin oleh Hongmin Sun dari Fakultas Kedokteran Universitas Missouri, dengan bantuan mitra industri. Tim menguji semprotan itu pada infeksi Staphylococcus aureus resisten metisilin (MRSA). Perangkat berhasil mengantarkan vancomycin ke jaringan yang terinfeksi tanpa efek samping khas seperti kerusakan ginjal. Para peneliti berharap teknologi ini membantu perawatan luka sulit, seperti ulkus kaki diabetik atau tentara yang terluka di medan perang.
Kata-kata sulit
- semprotan — cara menyebarkan cairan dalam butiran halussemprotan berkabut
- antibiotik — obat untuk membunuh atau menghentikan bakteri
- jaringan — kumpulan sel yang membentuk bagian tubuh
- resisten — tidak mudah dipengaruhi atau dilawan oleh obat
- efek samping — reaksi yang tidak diinginkan dari pemakaian obat
- ulkus — luka terbuka pada kulit, sering pada kakiulkus kaki diabetik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurutmu mengirim obat langsung ke jaringan bisa mengurangi risiko kerusakan organ?
- Apakah kamu pernah melihat atau merawat luka yang sulit sembuh? Ceritakan singkat pengalamanmu.
- Teknologi ini diharapkan membantu pasien dengan ulkus kaki diabetik. Menurutmu, apakah itu penting? Mengapa?
Artikel terkait
Perbaikan Rumah Kurangi Serangan Asma pada Orang Dewasa di Texas
Studi di Texas menemukan bahwa memperbaiki kondisi rumah dapat mengurangi serangan asma dan gangguan lain pada orang dewasa. Penelitian menunjukkan pemicu rumah tangga seperti ketiadaan kipas dan kebiasaan merokok berperan besar.
Novartis Mengumumkan GanLum, Obat Malaria Baru
Novartis mengumumkan GanLum, pengobatan malaria baru dengan molekul ganaplacide. Uji akhir menunjukkan hasil kuat dan obat ini mungkin membantu melawan resistensi obat; persetujuan regulasi bisa datang sekitar 16 bulan dan tersedia pada 2027.
Kemoterapi Memicu Kekebalan lewat Peniruan Virus
Penelitian menemukan beberapa obat kemoterapi, termasuk Compound 1, membuat sel kanker menunjukkan tanda-tanda seperti infeksi virus sehingga mengaktifkan sistem kekebalan. Temuan ini membuka kemungkinan dosis obat lebih rendah dan kombinasi dengan imunoterapi.
Musim Alergi di AS Mula Lebih Awal dan Lebih Parah
Musim alergi di seluruh AS kini mulai lebih awal, berlangsung lebih lama, dan banyak orang melaporkan gejala yang lebih parah. Suhu lebih hangat dan naiknya CO2 meningkatkan produksi serbuk sari, sementara polusi membuat gejala lebih buruk.