- Remaja sering minum alkohol di beberapa tempat.
- Pemerintah ingin mengurangi minuman beralkohol.
- Mereka membuat aturan usia minum.
- Aturan menaikkan batas usia minum legal.
- Setelah aturan, remaja minum lebih sedikit.
- Minum berlebihan juga menjadi lebih jarang.
- Nilai sekolah remaja mulai naik.
- Kesehatan mental remaja menjadi lebih baik.
Kata-kata sulit
- alkohol — minuman yang dapat membuat orang mabuk
- mengurangi — membuat jumlah sesuatu menjadi lebih sedikit
- aturan — peraturan yang dipakai untuk mengatur
- usia — umur atau tahun hidup seseorang
- berlebihan — melakukan sesuatu sampai terlalu banyak
- kesehatan mental — kondisi pikiran dan perasaan seseorang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah melihat remaja minum alkohol di tempat umum?
- Apakah menurutmu aturan usia minum penting?
- Bagaimana perasaanmu tentang minum berlebihan?
Artikel terkait
Terapi Alternatif Terkait Kelangsungan Hidup Kanker Payudara
Sebuah studi menemukan penggunaan pengobatan komplementer dan alternatif (CAM) terkait dengan penurunan kelangsungan hidup pasien kanker payudara. Analisis data lebih dari 2 juta pasien menunjukkan risiko kematian lebih tinggi pada pengguna CAM saja dan pada kombinasi terapi.
Antibodi Rekayasa untuk Melawan HCMV
Peneliti mengembangkan antibodi rekayasa yang mencegah human cytomegalovirus (HCMV) mengelabui sistem kekebalan. Dalam uji laboratorium antibodi ini mengurangi penyebaran virus, namun masih diperlukan pengujian lebih lanjut sebelum dipakai secara klinis.
Bayi dari Keluarga Berpendapatan Rendah Lebih Sering Lahir Kecil
Penelitian AS menganalisis 380,000 kelahiran antara 2012 dan 2022 dan menemukan bayi dari keluarga berpendapatan rendah lebih sering lahir terlalu kecil atau prematur. Para peneliti memperingatkan penutupan PRAMS CDC pada musim semi 2025 dapat mengurangi data penting.
Sleep apnea yang tidak diobati percepat penuaan jantung
Studi laboratorium pada tikus menemukan bahwa sleep apnea yang tidak diobati—dengan penurunan oksigen berulang—mempercepat penuaan kardiovaskular dan meningkatkan angka kematian. Penulis menekankan pentingnya skrining dini dan pengobatan seperti CPAP.