- Virus HCMV sering tidak menimbulkan gejala pada orang sehat.
- HCMV bisa berbahaya bagi bayi dan orang rentan.
- Virus ini hidup lama di tubuh manusia.
- Belum ada vaksin untuk virus ini sampai sekarang.
- Peneliti membuat antibodi baru di laboratorium.
- Antibodi baru membantu sel imun menyerang sel terinfeksi.
- Antibodi ini mencegah virus menonaktifkan respons kekebalan.
- Dalam percobaan, antibodi mengurangi penyebaran virus antar sel.
- Para peneliti mengatakan perlu lebih banyak uji lanjut.
Kata-kata sulit
- gejala — tanda atau perubahan pada tubuh
- rentan — mudah terkena penyakit karena tubuh lemah
- vaksin — obat yang mencegah penyakit dengan merangsang kekebalan
- antibodi — protein tubuh yang melawan virus atau bakteri
- laboratorium — tempat untuk penelitian dan uji medis
- percobaan — uji atau tes untuk melihat hasil suatu tindakan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah mendengar tentang virus HCMV?
- Apakah menurutmu perlu lebih banyak uji lanjut untuk obat baru?
- Apakah kamu takut pada virus yang tidak menimbulkan gejala?
Artikel terkait
Melindungi Anak dari Gigitan Kutu dan Penyakit Lyme
Kutu nimfa aktif pada awal musim panas dan dapat membawa penyakit Lyme. Orang tua disarankan melakukan pemeriksaan tubuh, mengangkat kutu dengan benar, memakai pengusir serangga, dan mempertimbangkan pakaian yang diolah untuk mengurangi risiko.
Film Dokumenter tentang Igor Kon Raih Penghargaan
Sebuah film dokumenter tentang Igor Kon, yang dikenal sebagai seksolog Soviet pertama, memenangkan hadiah sutradara di Artdocfest pada Maret 2025. Film diproduksi oleh studio Berlin Narra dan koperasi Bereg lalu dirilis di kanal YouTube Meduza.
Penanda Kekurangan Tidur Ditemukan dalam Air Liur
Peneliti Universitas Zurich menemukan tanda metabolik kekurangan tidur dalam air liur. Dalam percobaan laboratorium mereka mengidentifikasi sejumlah penanda yang berkaitan dengan kelelahan dan merencanakan studi lapangan internasional untuk memvalidasinya.
Dua faktor risiko demensia: gen dan kerusakan pembuluh darah
Penelitian memeriksa apakah gabungan varian gen APOE ε4 dan tanda kerusakan pembuluh darah di otak (WMH) meningkatkan risiko demensia. Hasil menunjukkan efek kedua faktor bersifat aditif dan kesehatan vaskular dapat dikendalikan.