Human cytomegalovirus (HCMV) adalah virus yang sangat umum; beberapa perkiraan menempatkan infeksi global di atas 80%. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, virus ini menjadi penyebab infeksi kongenital paling umum di United States. HCMV berbeda karena mampu menyembunyikan diri dari sistem kekebalan dan, seperti herpesvirus lain, menetap dalam tubuh seumur hidup. Saat ini belum ada vaksin, dan obat antivirus yang tersedia dapat memunculkan toksisitas serta resistensi.
Tim peneliti yang dipimpin di University of Texas at Austin merancang antibodi rekayasa dengan perubahan pada bagian Fc sehingga virus tidak dapat menggunakan viral Fc receptors (vFcγRs) untuk menonaktifkan antibodi. vFcγRs mengikat antibodi dan mencegah aktivasi efektor seperti sel NK (natural killer). Dengan menjaga kemampuan antibodi untuk merekrut sel imun tetapi menghindari ikatan vFcγRs, antibodi rekayasa itu membuat sistem kekebalan dapat membersihkan sel yang terinfeksi.
Dalam uji laboratorium antibodi ini menghambat penyebaran antar sel dan secara signifikan mengurangi diseminasi virus dalam kultur yang terinfeksi. Para peneliti, termasuk Jennifer Maynard dan Ahlam N. Qerqez, mengatakan teknik ini mungkin dapat diterapkan pada herpesvirus lain dan beberapa infeksi bakteri. Mereka juga sedang menguji kombinasi antibodi dengan obat antivirus atau vaksin, namun menegaskan diperlukan pengujian lebih lanjut sebelum penggunaan klinis.
- Penulis bersama berasal dari UT Austin
- Cardiff University’s School of Medicine
- University of Freiburg
Kata-kata sulit
- kongenital — terjadi sejak lahir atau pada kelahiran
- menetap — tinggal terus dalam tubuh untuk lama
- toksisitas — kemampuan suatu zat meracuni organisme
- resistensi — ketidakpekaan mikroba terhadap efek obat
- rekayasa — perubahan yang dibuat secara terencana
- efektor — sel atau molekul yang melaksanakan respons imun
- diseminasi — penyebaran organisme atau penyakit ke tempat lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa keuntungan dan risiko yang Anda lihat dari penggunaan antibodi rekayasa dibanding obat antivirus biasa? Berikan alasan.
- Bagaimana teknik ini menurut Anda bisa diterapkan pada herpesvirus lain atau infeksi bakteri, seperti disebutkan dalam teks?
- Mengapa pengujian lebih lanjut diperlukan sebelum penggunaan klinis, berdasarkan informasi dalam artikel?
Artikel terkait
Gabungan Rifampisin dan AAP-SO2 atasi resistensi tuberkulosis
Studi baru melaporkan penggabungan rifampisin dengan senyawa probe AAP-SO2 yang menyerang enzim RNA polimerase pada langkah berbeda. Kombinasi ini efektif melawan mutasi resistensi dan menunjukkan sinergi dalam model kelinci; langkah selanjutnya adalah buat turunan yang stabil.