Sebuah tim peneliti menguji apakah dua faktor risiko bekerja bersama untuk meningkatkan kejadian demensia dari semua penyebab. Mereka menggunakan data besar dan menanyakan apakah efeknya bersifat aditif atau multiplikatif. Penulis senior Adam de Havenon dari Yale School of Medicine menyatakan bahwa tujuan penelitian ini adalah memahami interaksi antara faktor genetika dan kerusakan vaskular.
Peneliti mengukur hiperintensitas materi putih (WMH) dan varian ε4 pada gen APOE. WMH adalah lesi atau jaringan parut yang tampak sebagai titik terang pada MRI dan berkaitan dengan penyakit pembuluh darah kecil. Gen APOE membantu mengangkut lemak seperti kolesterol, dan varian ε4 meningkatkan kemungkinan penyakit Alzheimer.
Hasilnya menunjukkan bahwa orang dengan WMH tinggi dan setidaknya satu alel APOE ε4 memiliki risiko demensia lebih besar, dan peningkatan risiko itu bersifat aditif, bukan multiplikatif. Studi ini juga menyoroti bahwa komponen vaskular dapat dimodifikasi—mengendalikan tekanan darah, mengelola diabetes, dan intervensi kardiovaskular bisa membantu mencegah atau memperlambat WMH. Peneliti menegaskan bahwa memiliki APOE ε4 tidak membuat demensia tak terelakkan.
Kata-kata sulit
- demensia — gangguan kemampuan berpikir dan mengingat
- aditif — efek yang jumlahnya bertambah bersama
- multiplikatif — efek yang saling memperkuat hasilnya
- hiperintensitas materi putih — lesi pada materi putih otak terlihat terang
- alel — bentuk berbeda dari sebuah gen
- vaskular — berhubungan dengan pembuluh darah
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda mengendalikan tekanan darah dan mengelola diabetes dapat memengaruhi risiko demensia di lingkungan Anda?
- Apa arti memiliki alel APOE ε4 menurut teks, dan bagaimana hal itu memengaruhi pilihan pencegahan seseorang?
- Mengapa membedakan antara efek aditif dan multiplikatif penting untuk strategi pencegahan penyakit?
Artikel terkait
Sel T di amandel berbeda dari sel di darah
Penelitian menemukan bahwa sel T di amandel memiliki perbedaan penting dibanding sel T dalam darah. Tim peneliti menganalisis jutaan sel dari donor berbagai usia dan merekomendasikan memperhatikan lokasi jaringan saat menilai vaksin dan terapi.
One Health di Afrika: Kegagalan Koordinasi dan Tantangan Lokal
One Health mendapat dukungan luas, tetapi koordinasi sering gagal di tempat wabah bermula. Kasus di Jelinkon, Ghana, menyorot keterbatasan sumber daya, tata kelola buruk, dan kebutuhan penguatan surveilans serta pendanaan lokal.
PAHO Terbitkan Panduan untuk Mengobati Tungiasis
PAHO menerbitkan panduan berbasis bukti untuk pengobatan tungiasis. Panduan merekomendasikan dimethicone viskositas rendah, menentang pencabutan manual tidak aseptik, dan mengingatkan perlunya tindakan klinis, komunitas, dan lingkungan.