LingVo.club
Level
One Health di Afrika: Kegagalan Koordinasi dan Tantangan Lokal — Level B2 — a person cooking food on a grill

One Health di Afrika: Kegagalan Koordinasi dan Tantangan LokalCEFR B2

4 Feb 2026

Diadaptasi dari Albert Oppong-Ansah, SciDev CC BY 2.0

Foto oleh Emmanuel Offei, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
7 mnt
393 kata

One Health mendapat dukungan luas dari pemimpin dan badan internasional, namun sering kali gagal saat harus diterapkan di lokasi awal wabah. Kelemahan sistem lokal, keterbatasan sumber daya dan tata kelola yang buruk menunda deteksi dan respons, sehingga potensi penularan meluas di komunitas pedesaan.

Kasus di Jelinkon, sebuah komunitas pertanian dekat Mole National Park di Ghana, menggambarkan persoalan itu. Penyakit tidak dikenal menyerang dan seorang warga meninggal sebelum kasus dikonfirmasi sebagai Marburg, sebuah demam hemoragik virus yang menurut WHO ditularkan dari kelelawar buah, tanpa vaksin atau pengobatan yang disetujui dan yang dapat membunuh hingga 88 persen orang yang terinfeksi. Hampir 30 kontak dilacak, diisolasi dan dipantau karena menunjukkan demam tinggi, sakit kepala hebat dan perdarahan.

Petugas veteriner setempat mengambil sampel, membungkusnya dalam tabung berplastik dan mengirimnya lewat angkutan umum ke Tamale lalu Accra untuk pengujian; saat transportasi tertunda sampel disimpan di kulkasnya. Ia juga melaporkan bahwa beberapa petani menolak membayar tes sehingga ia terkadang menanggung biaya sendiri. Pengalaman Ghana mencerminkan masalah regional: antraks terkait konsumsi daging di Kenya dan demam babi Afrika di beberapa negara menyebar karena biosekuriti yang buruk, ternak berkeliaran, penjualan panik hewan sakit dan tidak adanya kompensasi bagi petani yang melapor.

Africa Centres for Disease Control and Prevention telah menyusun kerangka One Health kontinental dan pedoman, termasuk African Union Framework for Antimicrobial Resistance Control, serta strategi baru untuk pencegahan penyakit zoonotik dan isu iklim-kesehatan. Africa CDC ingin membentuk mekanisme koordinasi multisektoral yang didukung hukum dan pembiayaan, namun pelaksanaan menghadapi hambatan: kepemimpinan politik lemah, mandat terfragmentasi, pembagian data yang buruk, pembiayaan terbatas dan keterlibatan komunitas yang tidak memadai. Para peneliti menegaskan bahwa kesenjangan utama adalah tata kelola, bukan kekurangan pengetahuan teknis. Mereka meminta agar prioritas One Health dan iklim dimasukkan ke dalam kebijakan sektor, anggaran dan indikator kinerja, serta memperbaiki surveilans dan peran antar kementerian. Patrick Muinde mencatat bahwa sekitar 60 persen penyakit menular yang diketahui bersifat zoonotik, dan hingga 75 persen penyakit baru berasal dari hewan.

Para ahli merangkum beberapa langkah praktis:

  • diagnostik terdesentralisasi untuk deteksi lebih cepat;
  • laboratorium bergerak dan fasilitas pengujian lapangan;
  • tim respons cepat yang terlatih dan siap diterjunkan;
  • tata kelola lokal lebih kuat, pembiayaan berkelanjutan dan kepemilikan komunitas.

Kesimpulannya, One Health akan berhasil bila dilaksanakan secara sengaja, terkoordinasi dengan baik dan berakar pada komunitas. Mencegah pandemi berikutnya bergantung pada penerjemahan kebijakan ke praktik melalui tata kelola yang jelas, surveilans fungsional, pendanaan yang memadai dan kepemilikan lokal.

Kata-kata sulit

  • tata kelolaaturan dan proses pengambilan keputusan di organisasi
  • deteksitindakan menemukan atau mengenali adanya penyakit
  • surveilanspemantauan penyakit untuk mengetahui penyebaran dan munculnya
  • biosekurititindakan mencegah masuk dan penyebaran organisme berbahaya
  • zoonotikpenyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia
  • multisektoralmelibatkan beberapa sektor atau instansi berbeda bersama
  • kompensasipembayaran sebagai pengganti kerugian atau biaya yang timbul

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana tata kelola lokal dapat diperkuat agar deteksi dan respons wabah lebih cepat? Beri contoh langkah konkret.
  • Menurut Anda, bagaimana kompensasi bagi petani dapat mempengaruhi pelaporan penyakit pada hewan? Jelaskan alasan Anda.
  • Apa peran partisipasi komunitas dalam mencegah penyebaran penyakit zoonotik di daerah pedesaan? Berikan contoh tindakan komunitas.

Artikel terkait