Banyak orang membuat rencana berolahraga tetapi tidak menaatinya. Ilmuwan perilaku Michelle Segar dari University of Michigan mengatakan pola pikir "semua-atau-tidak sama sekali" adalah penyebab umum. Studi ini adalah kajian mendalam pertama yang fokus pada olahraga, sementara penelitian sebelumnya lebih meneliti masalah makan dan berat badan. Tim yang terlibat—termasuk Jen Taber, John Updegraff, dan Alexis McGhee-Dinvaut dari Kent State University—mengadakan empat kelompok fokus dengan 27 orang dewasa yang pernah mencoba berolahraga namun gagal mempertahankannya. Hasil dipublikasikan di BMC Public Health.
Para peneliti menemukan empat komponen pola pikir ini. Pertama, banyak peserta menetapkan kriteria ideal yang kaku agar sebuah aktivitas dihitung sebagai olahraga. Kedua, mereka mencari alasan untuk tidak berolahraga. Ketiga, olahraga dipandang mudah dikorbankan saat rutinitas padat. Keempat, ada kebingungan mengapa seseorang tidak mampu mempertahankan aktivitas, walaupun pernah mengalami pengalaman positif sebelumnya. Seorang peserta berkata, "Saya tidak mengerti mengapa saya tidak berolahraga… Saya seorang wanita terpelajar… Mengapa saya bahkan tidak bisa membuat sedikit perubahan?"
Segar menyoroti bahwa pola pikir ini menaikkan biaya langsung untuk berolahraga sehingga, ketika orang lelah atau kewalahan, pilihan untuk melewatkan olahraga terasa lebih menarik. Ia menyarankan tiga pergeseran berpikir: jangan menyalahkan diri sendiri karena tidak konsisten, pilih yang "cukup baik" daripada yang "sempurna", dan jangan terpenjara oleh pengalaman negatif di masa lalu.
Kata-kata sulit
- pola pikir — cara seseorang berpikir tentang sesuatupola pikir ini
- menetapkan — menentukan aturan atau batas untuk sesuatu
- mengorbankan — mengambil sesuatu dari diri sendiri untuk tujuan laindikorbankan
- kaku — tidak mudah berubah atau fleksibel
- biaya langsung — pengeluaran atau usaha yang dibutuhkan sekarang
- menyalahkan — menuduh seseorang bertanggung jawab atas kesalahan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah merencanakan olahraga tetapi tidak menaatinya? Ceritakan pengalaman singkat.
- Bagaimana cara Anda memilih aktivitas yang "cukup baik" ketika jadwal Anda padat?
- Mengapa menurut teks pengalaman positif di masa lalu tidak selalu membuat seseorang tetap berolahraga?
Artikel terkait
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.
Diskriminasi Sehari-hari Tinggalkan Jejak pada Sistem Imun
Penelitian menemukan pengalaman diskriminasi sehari-hari berkaitan dengan perubahan pada sistem imun dan tanda penuaan biologis pada orang dewasa AS. Studi memakai survei dan sampel darah dari 6.337 peserta usia 50 tahun ke atas.
Kelelahan Pengaruhi Keandalan Pernyataan di Pengadilan AS
Penelitian dari Iowa State University menunjukkan orang yang sangat lelah sering memberi pernyataan kurang akurat. Kelelahan mengubah memori, penilaian, dan membuat pengakuan palsu lebih mungkin; penulis mengusulkan tolok ukur dan prosedur untuk pengadilan.