Penelitian yang dipublikasikan di Health Affairs oleh peneliti dari Johns Hopkins Carey Business School, Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Oregon Health & Science University, dan Harvard Medical School menunjukkan pertumbuhan cepat praktek concierge dan direct primary care (DPC) di Amerika Serikat selama 2018–2023. Tim menganalisis sampel nasional lebih dari 6,000 model praktek untuk menilai perubahan skala dan dampaknya pada sistem perawatan primer.
Menurut temuan, jumlah lokasi praktek meningkat dari 1,658 pada 2018 menjadi 3,036 pada 2023, sementara jumlah klinisi naik dari 3,935 menjadi 7,021. Ini setara dengan kenaikan 83.1% pada jumlah lokasi dan 78.4% pada jumlah klinisi. Studi juga mencatat pergeseran kepemilikan yang besar, di mana praktek yang berafiliasi dengan korporasi tumbuh sebesar 576% dalam periode yang sama.
Perbedaan operasional penting: praktek concierge biasanya mengenakan retainer tahunan yang bisa sangat besar sambil tetap menagih asuransi untuk kunjungan dan prosedur. DPC umumnya mengenakan biaya bulanan atau tahunan lebih kecil dan beroperasi di luar sistem asuransi. Para peneliti mengaitkan pergeseran ini dengan preferensi klinisi terhadap panel pasien yang lebih kecil, beban administrasi yang berkurang, dan otonomi kerja lebih besar, yang berpotensi mengurangi kelelahan kerja.
Para peneliti memperingatkan bahwa investasi korporasi dapat mengubah sifat layanan yang awalnya individual, misalnya melalui operasi skala besar, praktik penagihan asuransi, atau perubahan pada biaya keanggotaan. Mereka merekomendasikan agar pembuat kebijakan memantau tren ini untuk membantu memastikan akses yang luas ke perawatan primer berkualitas.
- Data nasional 2018–2023 menunjukkan ekspansi cepat.
- Model berbeda dalam cara penagihan dan hubungan pasien.
- Perubahan kepemilikan korporat menimbulkan perhatian kebijakan.
Kata-kata sulit
- concierge — model praktek dengan biaya keanggotaan mahal
- direct primary care — model perawatan primer tanpa perantara asuransidirect primary care (DPC), DPC
- berafiliasi — memiliki hubungan resmi dengan organisasi lain
- korporasi — perusahaan besar dengan struktur bisnis tersentralisasi
- retainer — biaya tetap dibayar untuk akses layanan
- beban administrasi — tugas dan pekerjaan birokratis yang harus dikerjakan
- otonomi — kebebasan membuat keputusan dalam pekerjaan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda investasi korporat bisa memengaruhi akses lokal ke perawatan primer? Berikan alasan.
- Apakah model DPC atau concierge dapat membantu mengurangi kelelahan klinisi? Jelaskan dengan merujuk pada teks.
- Langkah apa yang sebaiknya diambil pembuat kebijakan untuk memastikan akses luas ke perawatan primer, berdasarkan rekomendasi dalam artikel?
Artikel terkait
Kurangnya Bukti Ilmiah Hambat Kebijakan Afrika
Lise Korsten dari African Academy of Sciences mengatakan sedikitnya bukti ilmiah yang dihasilkan di Afrika menghambat pembuatan kebijakan dan membuat benua itu lemah dalam perdagangan. AAS membangun jaringan dan program diplomasi sains untuk mengatasi masalah ini.
Gagandeep Kang: Vaksin Rotavirus dan Pencegahan Wabah di India
Gagandeep Kang meminta India menyiapkan alat untuk mencegah wabah virus dengan mengembangkan vaksin rotavirus buatan dalam negeri dan memperkuat surveilans. Ia menekankan pentingnya pemerataan vaksin, bukti ilmiah, dan komunikasi sains yang berkelanjutan.
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.
Metode Ultrasound Baru Bantu Bedakan Kista dan Massa
Peneliti mengembangkan pemrosesan sinyal ultrasound yang membedakan massa berisi cairan dan massa padat lebih akurat. Uji awal menunjukkan deteksi benar 96% dibanding 67% dengan alat konvensional; penelitian dari Johns Hopkins ini didanai federal.