Studi yang menganalisis 380,000 kelahiran di seluruh AS antara 2012 dan 2022 menemukan hubungan langsung antara pendapatan keluarga dan kesehatan bayi saat lahir. Ibu dengan pendapatan lebih rendah menunjukkan hasil yang lebih buruk pada semua metrik yang diteliti, termasuk kelahiran prematur dan berat lahir rendah.
Selama 10 tahun, kesenjangan antara keluarga berpendapatan rendah dan tinggi tetap relatif stabil, kecuali untuk peningkatan berat lahir rendah yang lebih tajam di kelompok berpendapatan rendah. Sekitar 37% ibu dalam studi termasuk dalam kelompok berpenghasilan rendah, didefinisikan sebagai hidup di bawah 200% dari federal poverty level.
Emily Dore, penulis utama, dan rekan mencatat bahwa tekanan finansial dapat memengaruhi kesehatan sebelum seorang ibu menemui dokter. Mereka mengingatkan bahwa penutupan PRAMS oleh Centers for Disease Control pada musim semi 2025 akan merugikan kemampuan melacak tren kesehatan ibu dan bayi.
Kata-kata sulit
- kesenjangan — perbedaan antara dua kelompok orang
- pendapatan — jumlah uang yang diperoleh seseorang atau keluarga
- kelahiran prematur — kelahiran bayi sebelum waktu yang normal
- berat lahir rendah — berat bayi saat lahir lebih kecil dari normal
- tekanan finansial — stres atau masalah karena kondisi keuangan
- penutupan — tindakan menutup atau menghentikan suatu layanan
- memengaruhi — membuat berubah atau memberi dampak pada sesuatu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda tekanan finansial bisa memengaruhi kesehatan ibu sebelum menemui dokter?
- Langkah apa yang bisa diambil untuk mengurangi kesenjangan kesehatan antara keluarga berpendapatan rendah dan tinggi?
Artikel terkait
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.