📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Masalah Ketenagakerjaan Jurnalis di IndonesiaCEFR A1
6 Des 2025
Diadaptasi dari Arpan Rachman, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Mufid Majnun, Unsplash
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
71 kata
- Jurnalis di Indonesia menghadapi kondisi kerja yang buruk.
- Banyak jurnalis menerima gaji yang sangat rendah.
- Sebagian pekerja hanya mendapat kontrak kerja jangka pendek.
- Beberapa jurnalis diberhentikan setelah membentuk serikat pekerja.
- Proses sengketa dimulai dengan mediasi antara pekerja dan perusahaan.
- Jika mediasi gagal, ada proses tripartit dan rekomendasi mediator.
- Beberapa sengketa dibawa ke Pengadilan Hubungan Industrial.
- Organisasi jurnalis melaporkan masalah upah dan perlindungan hukum lemah.
- Beberapa keluarga pekerja mengalami kesulitan memberi makan.
Kata-kata sulit
- jurnalis — Orang yang menulis berita untuk media
- kontrak — Perjanjian kerja antara pekerja dan perusahaan
- serikat pekerja — Grup pekerja yang melindungi hak dan kepentingan
- mediasi — Pertemuan untuk bicara dan mencari solusi
- sengketa — Masalah atau perselisihan antara dua pihak
- upah — Uang yang dibayar perusahaan kepada pekerja
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah bekerja dengan kontrak jangka pendek?
- Apakah menurutmu upah penting untuk keluarga?
- Apakah kamu pernah ikut pertemuan mediasi?
Artikel terkait
20 Apr 2026
Warga Argentina Gugat untuk Melindungi Gletser dan Air
Hampir satu juta orang mengajukan amparo kolektif setelah Kongres mengubah perlindungan gletser pada 8 April. Kelompok lingkungan meminta pengadilan membatalkan reformasi karena membahayakan sumber air dan menyerahkan keputusan ke provinsi.
28 Mar 2025
15 Mar 2026
5 Nov 2025
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.
10 Des 2025