Tekan Cochrane: Pengacara Masyarakat Adat dan Pembela KeadilanCEFR B2
24 Jan 2026
Diadaptasi dari Kevin Rennie, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Stewart Munro, Unsplash
Tekan Cochrane adalah pengacara masyarakat adat keturunan Kooma, Yuwaalaraay dan Torres Strait Islander yang dibesarkan di bagian tengah Queensland dan menjadi orang pertama keluarganya yang masuk universitas. Kariernya terikat pada akuntabilitas kepada komunitas dan tujuan reformasi sistemik di bidang hukum dan perlindungan anak.
Pada 2025 ia menjadi finalis Law Award Komisi Hak Asasi Manusia Australia. Ia menjabat sebagai Executive Officer Tarwirri Indigenous Law Association of Victoria, organisasi nirlaba yang mewakili profesional hukum Aborigin dan Torres Strait Islander dan dibiayai melalui Victorian Aboriginal Justice Agreement. Tekan juga mendirikan TC Law & Consulting, menjadi anggota Indigenous Legal Issues Committee di Law Council of Australia, memimpin Reconciliation Advancement Committee di Law Institute of Victoria, dan pernah menjadi Non-Executive Director Women of Colour Australia.
Tekan membantu merancang dan mengelola Victorian Stolen Generations Reparations Package. Ia baru menyelesaikan gelar Magister hubungan internasional dengan disertasi komparatif tentang masyarakat adat di Australia dan Kolombia, dan pada 18 Januari 2026 berbicara tentang prioritas keadilan bagi masyarakat adat.
Soal over-incarceration ia menyatakan masalah itu adalah kegagalan sistemik. Ia menyerukan pergeseran dari kebijakan hukuman ke pencegahan, program pengalihan yang dipimpin komunitas dan didanai memadai, layanan pemuda yang aman secara budaya, justice reinvestment, serta akuntabilitas bagi kepolisian dan lembaga perlindungan anak. Mengenai pengambilan anak, ia memperingatkan praktik saat ini berisiko melahirkan generasi yang dicuri baru dan merekomendasikan investasi pada dukungan keluarga dini, stabilitas perumahan, serta layanan anak dan keluarga yang sesuai budaya.
- Pergeseran kebijakan dari hukuman ke pencegahan
- Program pengalihan yang dipimpin komunitas
- Pelayanan pemuda yang aman secara budaya
- Akuntabilitas kepolisian dan lembaga perlindungan anak
Tekan melihat Perjanjian, pengungkapan kebenaran dan reformasi yang dipimpin negara sebagai jalur penting menuju rekonsiliasi, tapi menegaskan bahwa hasil, akuntabilitas jelas, dan kerja jangka panjang berbasis hubungan harus mengikuti kebijakan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya hubungan dengan tanah adat dan budaya, serta memberi saran kepada anak muda adat: hadir dengan utuh, cari mentor, tetap terhubung dengan komunitas, jaga kesejahteraan, dan gunakan hukum sebagai alat perubahan.
Kata-kata sulit
- akuntabilitas — kewajiban untuk menjelaskan tindakan dan hasil
- reformasi sistemik — perubahan besar pada struktur dan kebijakan
- program pengalihan — kegiatan yang mengalihkan orang dari proses pidana
- layanan pemuda — dukungan dan fasilitas khusus untuk remaja
- perlindungan anak — tindakan untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan anak
- pengambilan anak — pengangkatan anak dari keluarga oleh lembaga atau negara
- perjanjian — kesepakatan resmi antara pihak yang berbeda
- pengungkapan kebenaran — proses mengungkap fakta dan pelanggaran masa lalu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana investasi pada dukungan keluarga dini dan stabilitas perumahan dapat membantu mencegah pengambilan anak menurut ide dalam teks? Beri contoh konkret.
- Apa konsekuensi jika Perjanjian dan pengungkapan kebenaran tidak diikuti dengan akuntabilitas dan kerja jangka panjang? Jelaskan alasan Anda.
- Menurut teks, bagaimana peran komunitas dalam program pengalihan berbeda dari pendekatan hukuman tradisional? Berikan satu atau dua alasan mengapa itu penting.
Artikel terkait
Brazil Dekriminalisasi Kepemilikan Ganja untuk Penggunaan Pribadi
Pada Juni 2024 Mahkamah Agung Brazil menyetujui dekriminalisasi kepemilikan ganja untuk penggunaan pribadi. Kepemilikan hingga batas tertentu dianggap bukan tindak pidana, dan keputusan itu berpotensi mengurangi kepadatan penjara.
Perdebatan tentang Perlindungan Bukit Aravalli
Mahkamah Agung menerima usulan redefinisi Aravalli pada 20 November 2025 dan memerintahkan jeda izin penambangan baru. Keputusan itu memicu protes luas dan kekhawatiran aktivis tentang pembukaan wilayah untuk penambangan dan pembangunan.
Kesenjangan Pendidikan dan Akses Digital di Chiapas
Di dataran tinggi Chiapas, kemiskinan, tuna aksara, dan akses internet yang rendah membatasi peluang pendidikan bagi perempuan muda. Beberapa program seperti Low‑Tech dan Tecnolochicas menunjukkan kemajuan, tetapi dukungan jangka panjang masih diperlukan.