Parlemen Negara Bagian Victoria mengesahkan perjanjian formal pertama Australia dengan First Peoples setelah sepuluh tahun kerja bersama pemilik adat tradisional. Undang‑undang ini bertujuan mengurangi kesenjangan dalam kesehatan, pendidikan, dan perumahan dengan memberi komunitas adat peran lebih besar pada proyek yang memengaruhi mereka.
Hukum itu membentuk tiga badan utama dan sebuah dana infrastruktur. Nama badan tersebut adalah Gellung Warla (First Peoples’ Assembly of Victoria) sebagai badan perwakilan permanen, Nyerna Yoorrook Telkuna sebagai badan pencari kebenaran yang akan memasukkan materi pencarian kebenaran ke kurikulum sekolah, dan Nginma Ngainga Wara sebagai badan akuntabilitas.
Berita ini mendapat sambutan hangat dari pendukung dan aktivis, termasuk petisi online. Namun undang‑undang juga mendapat kritik keras dari konservatif dan tokoh yang menyebutnya memecah belah; beberapa pengkritik mengaitkan perjanjian ini dengan penolakan referendum Federal Voice 2023. Situs resmi Treaty menegaskan hukum itu tidak mengubah konstitusi, tidak menciptakan kamar ketiga, dan tidak memberi kompensasi finansial individual.
Kata-kata sulit
- perjanjian — Kesepakatan resmi antara pihak-pihak.perjanjian ini, perjanjian tersebut
- masyarakat — Sekelompok orang yang hidup bersama.masyarakat adat, masyarakat Australia
- badan — Organisasi atau lembaga yang memiliki fungsi tertentu.badan penting, badan perwakilan
- dukungan — Bantuan atau sokongan kepada seseorang atau sesuatu.
- perdebatan — Diskusi atau argumen tentang suatu topik.
- kesenjangan — Perbedaan atau jarak antara dua hal.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa perjanjian ini penting bagi masyarakat adat?
- Bagaimana perjanjian ini dapat mengubah hubungan antara masyarakat adat dan masyarakat lainnya?
- Apa potensi dampak negatif dari perjanjian ini?
Artikel terkait
Video Lali Espósito 'Fanático' Sindir Presiden Milei
Pada akhir September 2024 Lali Espósito merilis video musik "Fanático" yang menjadi hit internasional dan sindiran politik terhadap Presiden Javier Milei. Video itu menanggapi pelecehan publik dan memicu reaksi luas di media sosial.
Rumeen Farhana Menang sebagai Calon Independen dengan Simbol Bebek
Rumeen Farhana, pengacara yang lama berafiliasi dengan BNP, maju sebagai calon independen di Brahmanbaria-2 setelah tidak mendapat pencalonan. Ia menggunakan simbol bebek, menggelar jumpa pers dengan bebek, dan memenangkan kursi itu.
Propaganda dan Liputan Media pada Unjuk Rasa 28 June di Beograd
Analisis Nataša Stanojević (ISAC) yang diterbitkan ulang oleh Global Voices meneliti liputan media dan respons politik terhadap unjuk rasa besar pada 28 June di Beograd. Sekitar 140,000 orang turut serta; media pro-pemerintah melabeli peserta, sementara laporan independen mencatat sebagian besar aksi damai dan penggunaan kekuatan berlebihan oleh polisi.
Farzana Sithi dan Perjuangan Perempuan setelah Juli–Agustus 2024
Farzana Sithi, aktivis dari Jessore, menjadi suara terkenal untuk hak perempuan setelah pemberontakan Juli–Agustus 2024. Ia melaporkan kekerasan, pelecehan daring, dan kegagalan pemerintah dalam menangani korban dan kuota perempuan.